Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Slackware

Cara Mudah Upgrade Kernel di Slackware

Artikel berikut bisa disebut sebagai cara lain yang lebih mudah bagaimana cara upgrade kernel di Slackware.  Yaitu setelah kernel-nya di upgrade, ada 2 hal yang perlu kita lakukan, yaitu mkinitrd dan eliloconfig. Keduanya dilakukan dari command pkgtool. # pkgtool Lalu pilih "Setup" kemudian beri tanda * (dengan cara menekan spasi) pada mkinitrd dan ll.eliloconfig Maka sistem akan menjalankan script untuk make initrd ke kernel yang baru saja kita update dan eliloconfig-nya. Setelah itu baru reboot. Demikian.

SERBA-SERBI DISTRO LINUX

KEUNIKAN Setiap distro memiliki keunikan tersendiri. Dan berikut adalah keunikan yang saya temui selama menggunakan OS Linux. Bila selama ini, kita membaca manual sebuah command, maka biasanya kita langsung dihadapkan pada manual tersebut, tanpa menunggu opsi yang ada. Akan tetapi pada openSUSE, kita akan diberi 2 opsi mau membaca manual untuk user atau untuk programmer. Meski secara default manual akan masuk ke user, akan tetapi beberapa detik tersebut membuatnya menjadi unik. Dan kelakuan tersebut hanya saya temui di openSUSE. Ada pengalaman unik juga, saat saya menggunakan RHEL 9, yaitu pada waktu itu, saya bermaksud menginstall paket simple-scan, dan rupanya belum ada untuk RHEL 9, akan tetapi saya bisa menggantinya dengan simple-scan untuk RHEL 8. Bila tidak saya temukan di keluarga RHEL, saya bisa juga menginstal dari Fedora. Jadi cara installnya adalah dengan menggunakan command rpm -i. Itu adalah keunikan yang saya temui sewaktu menggunakan RHEL 9. Keunikan ketiga yang akan say...

Cara Upgrade Kernel Linux di Slackware

Contoh kasus : Upgrade kernel dari versi 5.15.19 ke 5.15.80. Pastikan prosedur berikut dilakukan dalam lingkungan GUI dengan akun root. Agar mudah dalam melakukan copy command-nya di poin ke-2. (1) Sebelum di upgrade kernelnya, jalankan dulu perintah berikut : # /usr/share/mkinitrd/mkinitrd_command_generator.sh Nanti akan ada rekomendasi command yang perlu dilakukan.  mkinitrd -c -k 5.15.19 -f ext4 -r /dev/sda3 -m usb-storage:xhci-hcd:xhci-pci:ohci-pci:ehci-pci:uhci-hcd:ehci-hcd:hid:usbhid:i2c-hid:hid_generic:hid-asus:hid-cherry:hid-logitech:hid-logitech-dj:hid-logitech-hidpp:hid-lenovo:hid-microsoft:hid_multitouch:jbd2:mbcache:crc32c_intel:crc32c_generic:ext4 -u -o /boot/initrd.gz Copy instruksi tersebut (simpan ke text editor) dan ubahlah versi kernelnya ke yang baru yaitu, dari 5.15.19 ke 5.15.80. Sehingga command-nya menjadi seperti berikut : # mkinitrd -c -k 5.15.80 -f ext4 -r /dev/sda3 -m usb-storage:xhci-hcd:xhci-pci:ohci-pci:ehci-pci:uhci-hcd:ehci-hcd:hid:usbhid:i2c-hid:hid...

Bug di LibreOffice 7.3 Racikan Alien BOB

 Ada sedikit bug yang saya temui saat menjalankan app Libre Office 7.3 racikan alien BOB. Yaitu saat running, layar menjadi blank. Akan tetapi komputer tetap menyala.  Setelah mencari solusinya, akhirnya ketemu di forum Linux Questions . Berikut Solusinya:  Rupanya ada problem di MESA, sehingga perlu diedit file berikut: (lebih tepatnya ditambahkan script / baris kode berikut di akhir file dimaksud) /etc/profile.d/libreoffice.sh export MESA_LOADER_DRIVER_OVERRIDE=i965 Cukup di reboot, dan Alhamdulillah, case closed. Ada alternatif solusi, yaitu dengan cara meng-compile source code app Libre Office-nya.  Untuk yang alternatif ini, saya dapatkan setelah sharing dan bertanya ke teman saya Yan. Singkat cerita, Yan berbagi file txz hasil buildnya. Cukup di extract ke /opt. Lalu cari file executablenya soffice dari sana.  Alhamdulillah, akhirnya bisa running well. Thank you, Yan. :)    

CARA NYAMAN MIGRASI KE LINUX

Berikut adalah pengalaman saya bagaimana migrasi ke Linux dengan cara yang nyaman . Setelah kurang lebih 15 tahun selalu menggunakan OS Windows, mulai dari Windows 3.1 sampai Windows 7. Maka sekitar tahun 2010- an , secara penuh saya bisa migrasi ke Linux dengan cara yang nyaman. Bagaimana caranya? - 1 - Mencari aplikasi alternatif yang biasa kita pakai di Windows. Pada waktu itu, aplikasi yang biasa saya pakai adalah MS Office. Maka alternatif MS Office aplikasi yang berjalan di Linux dan Windows adalah OpenOffice , atau Libre Office . Maka yang perlu dilakukan adalah menginstall aplikasi alternatif tersebut di Windows. Kemudian kita biasakan untuk menggunakannya sampai merasa nyaman. Demikian juga untuk browser. B ila di Windows, kita terbiasa menggunakan Internet Explorer, maka kita cari aplikasi alternatif yang berjalan di kedua OS tersebut . Dalam hal ini, ada beberapa, antara lain : Firefox, Opera, Chrome. Pada waktu itu, aku memilih Firefox. - 2 - Meningkatkan ...

MEMAHAMI "systemd"

Setelah hampir satu dekade bergumul dengan distro Slackware Linux, dan sekarang mencoba lagi Fedora 28, ada dua hal penting yang menjadi bahan pembelajaran di Fedora. Yaitu, bagaimana cara mengubah boot up mode-nya ke mode text (console) dan bagaimana mengubah jenis font virtual console secara sistem. Ada perbedaan mendasar antara kedua distro tersebut, dalam hal penanganan init . Yaitu Slackware menggunakan System V init (atau biasa disingkat dengan init); sementara Fedora menggunakan systemd. Init software adalah proses pertama yang dijalankan sejak komputer booting (dihidupkan) sampai shutdown (dimatikan). Oleh karena itu, ia memiliki pid 1 (alias proses id = 1). Hal ini bisa dilihat dengan perintah : $ pstree Hasil pstree di Fedora

Fedora 27

Mengikuti perkembangan distro Fedora , seolah mengikuti perkembangan software open source yang begitu cepat. Karena release cycle-nya adalah setiap 6 bulan, pasti ada new release, sejak Fedora Core 4.0 sampai sekarang Fedora 27. Tentu ada beda sebanyak 23 release cycle alias 11 tahun berselang maka tentu ada perkembangan yang berubah drastis tentu saja. Fedora Code 4.0 (FC 4.0) yang waktu itu masih menggunakan installer anaconda, saat ini anaconda mengalami perubahan drastis. Karena sejak release Fedora 22 (?), source code anaconda dibuat dari awal ( create from scratch ), alias dirubah secara drastis dari awal lagi. Ada konsistensi dari awal sampai sekarang bahwa warna biru menjadi pilihan distro ini. Ada hal menarik yang aku jumpai sewaktu mencoba install lagi Fedora 27, yaitu begitu sulitnya menangani partisi hard disk dengan installer default anaconda dalam mode grafis (GUI). Mengingat di hard disk yang akan saya timpa tersebut sudah ada Slackware -nya. Maka apa y...

Distro Pilihan

Memilih distro itu ibarat kita memilih seorang istri atau suami. Satu tahun yang lalu, saya berkesempatan ketemu lagi dengan salah satu guru saya dalam dunia open source, yaitu Firdaus (saya biasa memanggilnya demikian, karena usianya memang lebih muda). Dia adalah orang yang mengajarkan tentang Linux untuk pertama kalinya ke saya dalam suasana kelas tatap muka. Pembelajaran itu terjadi sudah sekitar 10 tahun yang lalu. Setelah ngobrol basa-basi kesana kemari, lalu dengan antusias saya jelaskan bahwa saya sekarang pakai distro Slackware . Secara spontan Firdaus memberi respon "fuih". Lho ada apa dengan Slackware? Itulah pertanyaan yang muncul dari dalam batinku. Kesan yang saya tangkap adalah bahwa distro itu adalah distro yang paling susah dipelajari menurut Firdaus. Benar juga, bahwa setelah saya tanya balik, rupanya dia menggunakan distro Fedora . Distro Fedora masuk kategori memiliki tingkat kesulitan yang sedang. Sementara distro Slackware memiliki tingkat kesulitan pali...

Sinkronisasi dan Harmoni

Rupanya sinkronisasi dan harmoni dikenal juga dalam komputasi.  Hal itu terjadi pada komputer jadoel yang masih setia berkomputasi denganku. Yaitu dalam hal pemilihan dan jumlah app yang perlu diinstal dalam PC jadoel ku dengan hardware sekelas AMD Athlon(tm) 64 Processor 3400+, dan RAM 1.5 GB saja.  Begitu aku tambah dengan app Spotify untuk mendengarkan musik. Rupanya berdampak kepada waktu shutdown yang lebih lama, tidak seperti biasanya. Akhirnya aku lakukan optimasi kepada app yang lain. Yaitu untuk PDF reader yang selama ini, aku percayakan pada Okular , akhirnya aku ganti ke Evince yang lebih ringan dan simple. Termasuk men-non-aktifkan VLC app sebagai multimedia player. Dan akhirnya performa-nya bisa kembali seperti semula. At least in my feeling. Konklusi Sinkronisasi dan harmoni rupanya tidak hanya berlaku dalam sebuah komposisi sebuah lagu. Akan tetapi dalam dunia software komputer demikian juga adanya. :)

Slackware 14.2

Setelah cukup lama ditunggu sejak versi beta sampai dirilis resmi pada akhir Juni 2016, maka berakhir sudah waktu menunggu itu. Dan berikut adalah beberapa improvement yang ada pada versi 14.2 kali ini. 0. Instalasi Hanya dua hal yang saya rasakan, yaitu improvement cfdisk saat melakukan partisi hard disk, yang lebih intuitif. Yang lain adalah adanya pertanyaan mau di reboot sekarang atau nanti, dimana pada versi sebelumnya, kita diminta untuk melakukannya dengan cara Ctrl-Alt-Del sendiri. Adapun semua proses instalasi tidak banyak perubahan dengan versi sebelumnya. Tetap menggunakan text mode. 1. Tidak Menggunakan systemd Merupakan khabar baik, karena pada versi 14.2 ini, tidak diadopsi. Mengingat systemd menimbulkan kontroversi diantara para pengguna. 2. Emacs Ada tambahan theme leuven yang ditambahkan. Menurut saya ini adalah theme light yang cool dan secara default sudah ditambahkan pada Emacs. Good improvement. 3. Fonts Ada tambahan font yang memberi impresi OS Linux, yaitu Linux ...

Paket Dependensi Okular di Slackware 14.2

Untuk Slackware 14.2 kali ini, yang menggunakan KDE Platform 4.14.21, berikut adalah daftar 15 paket dependensi aplikasi Okular pdf reader: kactivities kde-runtime kdelibs kdepimlibs libkdcraw libkexiv2 libkipi libkomparediff2 libksane libkscreen libmm-qt libnm-qt okular oxygen-gtk2 oxygen-icons Bila tidak terpenuhi paket dependency-nya maka yang muncul adalah error message: "Unable to find the Okular component." Demikian.

Slackware Yang Simple

"Simple is beautiful" kelihatannya adalah terminologi yang cocok disematkan kepada Slackware, yang memang memegang teguh tradisi Unix. Karena kita tidak akan menemukan kerumitan seperti halnya pada openSUSE, sebagai contoh, bila kita ingin membaca manual dari sebuah command, misalnya $ man passwd Maka pada openSUSE kita akan ditanyakan, mau melihat man(1) atau man(1p) ? Karena yang man(1p) itu erat kaitannya dengan pemrograman. Sementara man(1) itu adalah berkaitan dengan normal user. Hal itu tidak akan kita temukan pada Slackware. Jadi begitu kita mengetikkan $ man passwd, maka langsung muncul manual passwd tersebut. Yang lain, adalah sewaktu kita melakukan scroll layar dengan tombol Pg Down, maka di Slackware akan tergulir full 1 layar. Beda dengan openSUSE yang hanya akan bergulir setengah layar. Bila kita ingin membuat sleep komputer kita, pada openSUSE kita perlu ketik # systemctl suspend, sementara di Slackware cukup ketik # pm-suspend. Karena memang semua init system d...

Jangan Langsung Migrasi ke Slackware

Pesan ini adalah pesan yang bijak bagi Anda yang selama ini dimanjakan oleh OS seperti Windows dan bermaksud untuk migrasi ke Linux. Mengapa demikian? Karena bila Anda langsung ke Slackware, bisa saya jamin, bahwa Anda akan frustasi dibuatnya. Mengingat selama ini Anda selalu dimanjakan oleh Windows, dalam hal instal software favorit Anda. Karena yang Anda lakukan hanya download file installernya, kemudian double klik dan selesai sudah. Dalam hal ini Anda perlu membuat strategi jembatan sebelum menjadi seorang Linux geek. Yaitu dengan menggunakan distro yang mirip dengan Windows, dalam hal managemen paketnya. Disini, yang saya rekomendasikan adalah dengan menggunakan distro Open SUSE. Distro ini, diinstal dalam mode grafis. Dan paket-paket tambahannya bisa diinstal dalam mode grafis juga. Dan sudah ada banyak paket aplikasi yang dibuat khusus untuk distro ini. Selain itu, kita bisa mencarinya dari website software.opensuse.org. Kita bisa seach aplikasi non standard dari sana. Dan biasa...

Whats App Tanpa Beli Smart Phone

Ada cara sederhana agar kita bisa chatting dengan WA (Whats App) tanpa membeli smart phone. Salah satunya adalah dengan menggunakan aplikasi chatting pidgin yang berjalan di OS Linux Slackware. Berikut adalah caranya: Perlu diinstal 2 aplikasi berikut: FreeImage pidgin-whatsapp Kedua aplikasi tersebut bisa kita peroleh dari slackbuilds.org. Pastikan aplikasi FreeImage diinstall dulu sebelum pidgin-whatsapp-nya. Pada hakekatnya, pidgin-whatsapp adalah implementasi protokol WA untuk aplikasi chatting pidgin. Adapun untuk mendapatkan password-nya, bisa dilakukan di OS Windows dengan aplikasi WART , yaitu dengan cara memasukkan nomor hp kita, pastikan urutannya adalah kode negara diikuti dengan nomor hp kita, tanpa angka nol didepan. Setelah itu, klik tombol `request code'. Nanti akan ada sms yang masuk ke hp kita. Setelah itu, masukkan kode tersebut pada bagian code, lalu klik tombol `confirm code'. Setelah itu nanti akan muncul password-nya. Setelah passwordnya kita peroleh...

IN THE CLOUD

Kiranya patut disyukuri bahwa dengan kehadiran free open source software sudah membuka kran kreativitas developer dalam membuat aplikasi. Ditambah dengan adanya lisensi GPL yang memungkinkan bahwa kode sumber (source code) itu dibuka (open) dan di share kepada publik secara legal. Dan dilegalkan untuk memodifikasi source codenya, untuk kemudian dishare lagi kepada publik. Sehingga kreativitas itu dibuka selebar-lebarnya kepada para developer. Dari sisi end user, keadaan ini tentu memberi keuntungan dengan banyaknya pilihan sebuah aplikasi dengan fungsi yang sama, akan tetapi memiliki fitur yang sesuai dengan keperluannya. Point-nya adalah bahwa aplikasi yang dipakai itu legal. Ada pengalaman saya sewaktu bekerja dengan kolega saya di Singapore saat kita sedang mendevelop new product. Saya selaku Engineer diwajibkan untuk mempelajari new design tersebut dari sisi teori yang benar. Dan itu ada buku panduan yang kita gunakan. Mengingat bukunya hanya satu buah, sementara s...

Menemukan Yang Terbaik

Setelah beberapa kali mencoba beberapa distro yang berbasiskan deb seperti Debian , Ubuntu , termasuk juga yang berbasiskan rpm, seperti Open SUSE , Fedora . Akhirnya saya menemukan distro yang terbaik. Yaitu: Slackware , yang dikenal sebagai distro pertama dan yang masih bertahan sampai sekarang. Ada beberapa alasan mengapa saya menjadikan Slackware sebagai distro yang terbaik, diantaranya: (1) Installer Slackware disimpan dalam bentuk paket tarbal + file text yang menjelaskan mengenai fungsi paket tersebut. Termasuk, readme filenya. Semua dokumentasinya ditulis dalam format plain text. Jadi sebelum Anda melakukan instalasi, Anda sudah bisa membaca dokumentasinya secara mudah. Karena yang Anda perlukan hanyalah text editor seperti notepad.  (2) Informasi tentang Slackware Linux secara sekilas dan penjelasan langkah demi langkah proses instalasinya, termasuk bagaimana cara merecovery password root (bila Anda lupa), semuanya dijelaskan dengan gamblang dalam file S...

Fedora 22

It is about another Linux distro. Not a fashion thing. Sebenarnya saya sudah berkenalan dengan Fedora yang pada waktu itu masih memakai nama Fedora Core versi 4. Akan tetapi sayang tidak bisa memutas CD audio koleksi saya. Akhirnya saya move ke Ubuntu, yang bisa memutar CD audio, once the installation is complete. Sewaktu menggunakan Fedora 22, ada impresi keren yang muncul, diantaranya dengan gnome 3.16 dan adanya extention window list sehingga, window yang aktif muncul dibagian bottom bar. Sementara notification pada gnome 3.16 ditata ulang penempatannya dan menjadi satu dengan kalender yang ada di bagian top bar. Mengingat bila tidak ada window list, maka seakan-akan kita kehilangan kontrol atas window yang sedang aktif. Dan window list mempermudah kita dalam berpindah-pindah dari satu window ke window yang lain. Jadi lebih manageable. Satu hal mengapa saya selalu mencoba distro lain selain Slackware adalah karena desktop environment gnome yang di drop di Slackware sejak versi 12. D...

Beberapa Catatan Tentang Linux

Tulisan ini lebih merupakan catatan penulis berkenaan dengan Linux. Semoga ada beberapa yang bisa diimprove dan diimplementasikan pada release selanjutnya. Graphical User Interface Pada umumnya, end user akan merasakan impresi pertama adalah saat pertama kali melihat performa tampilan GUI-nya. Maklum di abad 21 ini, semuanya sudah dipermudah dengan hanya klak-klik tombol mouse. Adapun pada hakekatnya command prompt itu lebih powerful ketimbang menggunakan aplikasi sejenis dalam mode GUI. Dan konsep ini selalu melekat pada orang-orang yang memang berkecimpung mengelola server. Maklum saja, karena server tidak memerlukan tampilan GUI sama sekali pada hakekatnya. Karena alasan performa server terbebani dengan tampilan GUI. Bila dalam ranah server, saya setuju dengan tampilan text based dalam mengelola server tersebut. Akan tetapi pada ranah desktop, maka yang menjadi point atraktif sebuah OS adalah tampilan GUI yang memukau sebening kristral. Bila Anda pernah membandingka...

Migrasi ke Linux

Apakah Anda berencana untuk melakukan migrasi dari Windows atau Mac OS X ke Linux? Bila memang benar demikian adanya, maka tulisan berikut mudah-mudahan bisa menginspirasi. Dua platfom (OS) tadi, yaitu Windows dan Mac OS X sudah menyuguhkan tampilan GUI yang begitu mempesona. Maklum, sekarang sudah masuk ke abad 21. Jadi semua tampilan yang digunakan adalah tampilan grafis, atau biasa disebut GUI alias Graphics User Interface. Mulai dari instalasi dan semua proses administrasinya. Agar Anda tidak shock sewaktu migrasi, maka satu hal yang menjadi pertimbangan adalah tampilan GUI yang mampu menyaingi kedua platform tersebut. Dalam hal GUI, maka distro yang paling jago dalam hal ini adalah Open SUSE. Tampilan GUI pada desktop environment Gnome sungguh clear sebening kristal. Berikut adalah pengalaman saya dalam menggunakan Open SUSE... Bila Anda mendownload file installer lengkapnya, maka Anda akan mendownload sekitar 4.1 GB. Sangat besar bukan? Ada cara lain, yaitu download-lah f...

The Best Distro

Distro atau distribusi adalah OS lengkap dari kernel Linux. Sebenarnya Linux adalah nama sebuah kernel. Dimana kernel ada inti dari sebuah OS. Akan tetapi orang pada umumnya mengasosiasikan bahwa Linux adalah nama sebuah OS. Tidak salah memang. Kernel ditambah aplikasi tambahan sedemikian sehingga menjadi sebuah OS yang lengkap, dalam dunia Linux disebut dengan distro. Dan beragam mahzab distro di Linux. Ada yang bermahzab debian, red hat, dan yang lainnya. Mengingat sebuah distro biasanya diturunkan dari distro yang lain. Sebagai contoh distro Ubuntu yang merupakan turunan dari Debian. Demikian juga dengan Fedora, yang merupakan turunan dari Red Hat.  Akan tetapi ada satu distro yang paling tua dan sampai sekarang masih hidup. Yaitu distro Slackware. Distro ini secara resmi dirilis sekitar tahun 1993. Atau 2 tahun setelah Linux kernel diperkenalkan ke public. Bila kebanyakan distro saat ini sudah mengandalkan tampilan GUI (graphic user interface) saat instalasi...