Monday, November 30, 2009

Tentang gnome

Akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan distro ubuntu. Dikarenakan mudah dipakai dan tidak ribet. Lalu kita bisa langsung berkarya.

Ada sifat saya yang cepat bosan dengan theme yang disajikan. Sewaktu menggunakan Windows, hal itu sangat terbatas. Kalaulah ada kita harus mendownload filenya dengan ukuran yang besar, semacam Vista transformation pack, atau vista inspirat.

Tetapi dengan linux, dan gnome saya bisa berekspresi dengan sangat mudah dan cepat. Bila ingin ganti bentuk button, tinggal download. Bila bosan dengan bentuk window border, tinggal diganti. Semuanya itu sudah tersedia dengan free dan legal di website-nya gnome di art.gnome.org

Nah dengan begitu, kegiatan komputasi sehari-hari jadi tidak membosankan. Dan bisa memberikan keleluasaan bagi kita. Karena kita bebas memilih sesuka hati. Dan tidak ikut dalam program penyeragaman bagaimana kita berinteraksi dengan komputer kita.

So please keep on using Linux, Ubuntu and gnome...

Thursday, November 19, 2009

Tentang Linux dan Bahasa Java

Awalnya sungguh mengasyikkan membaca konsep open source yang berkembang. Kemudian tertarik untuk menggunakannya. Awalnya hanya sekedar iseng untuk diinstall dual boot di komputer yang baru saja dibeli. Mandrake diinstal didalamnya, dengan KDE.

Linux secara konsep dasarnya bagus, karena di desain dari awal sebagai multi tasking, multi threading dan multi user. Jadi beda jauh dengan DOS yang pada awalnya disesain untuk single tasking. Masih inget dulu sewaktu menggunakan DOS, lalu menjalankan WS untuk menulis dokumen.. kita harus mematikan aplikasi WS dulu, sebelum menjalankan aplikasi Lotus 1-2-3, misalnya. Pada jaman itu, hanya DOS lah yang saya kenal.

Awal Kenal Komputer
Awal perkenalan saya dengan komputer dimulai jaman SMA dulu, bahkan sampai kursus basic komputer, dengan DOS, WS, Lotus 1-2-3 dan dBase IV. Kemudian memperdalam pemrograman BASIC. Berlanjut di masa kuliah, mempelajari Pascal sebagai sarana untuk mempelajari pemrograman terstruktur.

Bahasa Mesin

Berkembang, perkenalan komputer saya dimulai dari rangkaian elektronika. Dengan adanya flip-flop, yang menjadi dasar memory yang ada dalam sebuah sistem komputer. Hanya waktu itu Linux belumlah seperti yang sekarang ini, dengan perkembangan yang easy to install and user friendly. Lalu sebagai sarana mempelajari komputer, digunakanlah bahasa assembly. Dan bahasa ini unik, karena tergantung dengan arsitektur hardware microprocessor yang dipakai. Waktu itu yang saya pelajari adalah bahasa assembly untuk mesin 8086, sampai intel x86. Dan juga diperkenalkan juga bahasa assembly untuk apple, zilog. Tetapi lebih fokus ke arsitektur intel x86.

Yang tentunya mengasyikkan sekali, karena dengan bahasa assembly kita bisa langsung mengakses register dari microprocessor. Ada metode DMA (Dirrect Memory Access), interupt (baik BIOS maupun DOS). Tetapi untuk membuat sebuah sistem aplikasi yang besar paling cocok menggunakan bahasa Pascal, dikarenakan menggunakan konsep bahasa pemrograman terstruktur. Dengan konsep:

Program = data + algoritma

Kemudian munculah bahasa pemrograman C, sebagai bahasa menengah, berbeda dengan bahasa tingkat tinggi seperti Pascal atau BASIC. Tetapi tidak sempat saya pelajari.

Bahasa Java
Akhirnya sekarang sudah berapa puluh tahun meninggalkan kampus dan lama bergelut dengan dunia kerja, saya kembali lagi menekuni dunia komputer.

Kemudian saya malah tertarik dengan konsep bahasa Java yang tidak tergantung dengan arsitektur microprocessor. Dengan menerapkan konsep Java Virtual Machine. Sekarang saya coba pelajari dan sedang asyik mempelajari bahasa Java dengan Linux.

Mengapa dengan Linux?
Karena sebelumnya, saya menggunakan Windows malah banyak trouble. Lebih enak dan lebih mudah menggunakan Linux Ubuntu dan menggunakan open JDK, all are open source.

Semoga dengan keasyikan saya saat ini, bisa memberikan konstribusi yang baik untuk myself improvement. Dalam hal knowledge dan kebebasan dalam dunia software...

Jadilah manusia pembelajar. Ilmu akan selalu ada, selama hayat masih dikandung badan. Bukan begitu? :)



Enaknya pake distro apa ya?

Setelah mencoba menggunakan linux, pertama yang saya gunakan adalah distro mandrake (sekarang mandriva), kemudian red hat, debian, fedora, lalu ubuntu...

Sewaktu menggunakan mandrake, hanya sekedar klak-klik saja. Lalu fedora, ini saya sampai ikutan kursus bagaimana melakukan instalasi fedora. hehehe... Pengalaman menggunakan fedora, tidak bisa muter CD music :(...

akhirnya ketemu ama ubuntu, nah disini baru bisa muter CD musik, makanya agak lebih mendalami lagi.. bukan sekedar klak-klik... tetapi juga mempelajari dari sisi sistem-nya..

Nah sewaktu saya main ke rumah teman kuliah dulu, yang sudah mahir lebih dulu di Linux, dia bilang : kalau pengin tahu tentang linux dengan baik, pake Slackware saja. Slackware itu mbah-nya distro...

Seperti kita tahu bahwa kalau mandrake/mandriva, fedora itu distro turunan dari redhat, lalu ubuntu itu distro turuan debian... eh ternyata Slackware itu root-nya distro... hm...

Dan setelah berhasil mencoba Slackware, benar juga bahwa kalau pengin mempelajari linux dan bagaimana linux bekerja, guru yang paling baik itu adalah Slackware. Karena ia adalah distro yang unix banget..

Sementara ubuntu dibuat untuk tujuan kemudahan dari sisi end user...

Jadi semuanya tergantung tujuan Anda.. Apakah Anda bermaksud menggunakan linux untuk keperluan sehari-hari semacam menulis dokumen, saling berkirim email, browsing internet? Kalau memang itu tujuannya, lebih baik memilih ubuntu.

Tetapi kalau Anda bermaksud untuk mempelajari bagaimana Linux bekerja pada sebuah mesin komputer, maka Slackware lah distro yang cocok untuk Anda jadikan guru yang baik.

Anyway, guru yang terbaik adalah pengalaman. Oleh karena itu, jam terbang menggunakan linux adalah guru yang terbaik untuk Anda... So jangan lama-lama bengong, ayo pake linux...

welcome to the freedom of software with open source..

Good Deed!

How to Listen Audio Streaming in Firefox?

Bila kita bicara tentang browser, maka ada dua yang terbaik saat ini, yaitu Chrome / Chromimum dan Firefox. Karena sekitar tahun 2010 Firefo...