Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Debian

SERBA-SERBI DISTRO LINUX

KEUNIKAN Setiap distro memiliki keunikan tersendiri. Dan berikut adalah keunikan yang saya temui selama menggunakan OS Linux. Bila selama ini, kita membaca manual sebuah command, maka biasanya kita langsung dihadapkan pada manual tersebut, tanpa menunggu opsi yang ada. Akan tetapi pada openSUSE, kita akan diberi 2 opsi mau membaca manual untuk user atau untuk programmer. Meski secara default manual akan masuk ke user, akan tetapi beberapa detik tersebut membuatnya menjadi unik. Dan kelakuan tersebut hanya saya temui di openSUSE. Ada pengalaman unik juga, saat saya menggunakan RHEL 9, yaitu pada waktu itu, saya bermaksud menginstall paket simple-scan, dan rupanya belum ada untuk RHEL 9, akan tetapi saya bisa menggantinya dengan simple-scan untuk RHEL 8. Bila tidak saya temukan di keluarga RHEL, saya bisa juga menginstal dari Fedora. Jadi cara installnya adalah dengan menggunakan command rpm -i. Itu adalah keunikan yang saya temui sewaktu menggunakan RHEL 9. Keunikan ketiga yang akan say...

DEBIAN 11

Sebelum Windows 11 dirilis, rupanya Linux Debian sudah merilis versi 11 lebih dahulu. Angka 11 menjadi semacam angka kritis bagi pengguna Windows, mengingat saat peluncuran Windows 10, dikabarkan bahwa tidak akan ada next Windows. Kembali ke open source .. Debian adalah distro yang dikenalkan ke saya oleh kolega yang memang sudah nyemplung ke dunia Linux terlebih dahulu. Mas Imam namanya. Sewaktu saya masih newbie, ia sudah lulus pendidikkan Linux nya dan siap mempraktekannya.  Beliau adalah contoh orang yang banting stir profesi dengan sukses. Sebelumnya, ia pegawai Siemens, yang sudah biasa ditugaskan di berbagai negara. Akan tetapi karena ia merasa mentok karirnya, karena ia "hanya" lulusan D3.  Akhirnya ia memutuskan untuk banting stir alias ganti profesi. Dan memilih mengumpulkan uang dari hasil kerjanya dan kemudian resign untuk fokus belajar Linux dengan mimpi ingin menjadi seorang IT profesional. Perkenalan di tahun 2006 itu mengakselerasi saya dalam mendalami Linux. ...

Menemukan Yang Terbaik

Setelah beberapa kali mencoba beberapa distro yang berbasiskan deb seperti Debian , Ubuntu , termasuk juga yang berbasiskan rpm, seperti Open SUSE , Fedora . Akhirnya saya menemukan distro yang terbaik. Yaitu: Slackware , yang dikenal sebagai distro pertama dan yang masih bertahan sampai sekarang. Ada beberapa alasan mengapa saya menjadikan Slackware sebagai distro yang terbaik, diantaranya: (1) Installer Slackware disimpan dalam bentuk paket tarbal + file text yang menjelaskan mengenai fungsi paket tersebut. Termasuk, readme filenya. Semua dokumentasinya ditulis dalam format plain text. Jadi sebelum Anda melakukan instalasi, Anda sudah bisa membaca dokumentasinya secara mudah. Karena yang Anda perlukan hanyalah text editor seperti notepad.  (2) Informasi tentang Slackware Linux secara sekilas dan penjelasan langkah demi langkah proses instalasinya, termasuk bagaimana cara merecovery password root (bila Anda lupa), semuanya dijelaskan dengan gamblang dalam file S...