Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2010

Text Editor

Sewaktu masih di Windows kita kenal text editor standart bawaan Windows yaitu notepad. Setelah itu, saya mencoba untuk untuk menggunakan text editor yang lain, yaitu PS-pad, Ultra Edit, lalu yang menurut saya paling asyik itu notepad++.

Begitu pindah dalam lingkungan Linux, maka secara default saya menggunakan Gedit. Text editor ini saya gunakan untuk mempelajari bahasa Java, dan ternyata ada syntax highligthed seperti di notepad++. Akan tetapi sewaktu saya mengkompilasi source code-nya, maka saya perlu pindah-pindah ke Terminal.

Setelah mengutak-atik Ubuntu Software Center, saya menemukan text editor yang lain. Akhirnya ketemu dengan Medit, ada keunikan dari text editor yang satu ini. Karena selain ada syntax highlighted untuk berbagai bahasa termasuk bahasa Java. Ada fiturnya yang unik, yaitu adanya tombol Terminal. Jadi tidak perlu pindah-pindah ke Terminal lagi. Cukup di klik, untuk masuk ke Terminal bila kita bermaksud untuk mengkompilasi source code bahasa Java kita.

Ternyata di du…

No Dual OS Anymore

Setelah sekian lama menggunakan sistem dual OS, maka hari ini saya putuskan untuk menggunakan Ubuntu secara full tanpa Windows. Thanks ternyata proses migrasi itu bisa berjalan dengan lancar. Perasaan yang tadinya merasa takut untuk berubah ternyata saya bisa membuktikan bahwa saya bisa berubah.

Muncul perasaan merdeka dalam diri, karena sudah tidak ada ketergantungan lagi. Dan yang lebih penting adalah apa yang saya gunakan sekarang itu legal dan halal. Insya Allah membawa berkah.

Aplikasi Favorit saya di Ubuntu, untuk browsing tentu saja Firefox, lalu Thunderbird untuk keperluan berkirim e-mail. Sedangkan urusan musik saya serahkan kepada Banshee. Tak lupa saya install Cairo Clock, yang memperindah tampilan desktop gnome saya. Untuk keperluan tulis menulis tentu saya gunakan Open Office.

Thanks for the Open Source community. Start from now onwards, I will keep on using open source. Dan hari ini adalah pembuktian bahwa saya bisa hidup dengan Linux.

Good Deed!