Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Pemrograman

From Hard Coding to App

Bagaimana sebuah app dibuat? Aplikasi atau disingkat app, adalah sebuah aplikasi yang berjalan dengan fungsi tertentu. App yang didesain berjalan di platform A tidak bisa berjalan di platform B, demikian juga sebaliknya. Sebagai contoh, app calculator yang didesain berjalan di OS android tidak dapat dijalankan di OS iOS, demikian juga sebaliknya. Berikut adalah tahapan sebuah app itu dibuat dari awal (di create from scratch): (1) Hard Coding    Ini adalah proses menuliskan kode pada sebuah bahasa pemrograman    tertentu, misalnya bahasa C. Yaitu berupa urutan instruksi yang    membuat sebuah fungsi kalkulator dalam bahasa C. Hasil dari hard    coding ini, disebut sebagai source code (kode sumber). Yaitu berupa    plain text yang bisa dibaca oleh semua jenis platform (OS) apapun. (2) Compile    Proses kompilasi ini akan mengubah source code dari proses hard    coding diatas ke dalam specifik platform (OS) tertentu. ...

Go Programming Language

Ada hal yang menarik dari Go programming language, yaitu adanya fitur cross compilation . Yaitu kita bisa membuat executable file yang dihasilkan untuk dijalankan pada platform (OS) yang berbeda.  Sebagai contoh kasus, kita melakukan pengembangan sebuah aplikasi di Linux. Setelah berhasil, maka bila kita ingin menjalankannya di Windows, maka yang perlu kita lakukan adalah sebagai berikut: $ GOOS=windows go build hello.go Maka output dari build ini adalah hello.exe dan bila kita cek, dengan perintah $ file hello.exe , maka akan muncul penjelasan sebagai berikut: hello.exe: PE32+ executable (console) x86-64 (stripped to external PDB), for MS Windows Hal ini menunjukkan bahwa file hello.exe tersebut runnable di Windows. Bila kita coba jalankan di Linux, akan muncul error message berikut:  -bash: ./hello.exe: cannot execute binary file: Exec format error Hal yang menarik lagi adalah bahwa untuk menjalankan file hello.exe tersebut, kita tidak perlu menginstal Go di Wi...

Visual Studio Code Untuk Belajar Python, C, C++ dan C#

Setelah mencari IDE (Integrated Development Environment) apa yang terbaik untuk mendevelop Python, Akhirnya saya mendapatkan pencerahan setelah menemukan Visual Studio Code . Rupanya ada perbedaan antara IDE dengan Editor. Bila Editor adalah semacam text editor saja, seperti notepad++, Emacs, vim, maka IDE adalah editor + compiler. Oleh karena itu, maka IDE biasanya lebih berat dalam hal performance. Karena memang membundle editor + compilernya. Secara default, Visual Studio Code didesain bagi pengembang aplikasi web, yang meliputi html, css, java script, type script. Jadi untuk mendevelop bahasa pemrograman seperti Python, perlu sedikit cara agar bisa digunakan juga sebagai compiler. Setting Python Tekan F1, lalu ketik Task: Configure Taks Runner. Kemudian gantilah "command" : "python.sh", "isShellCommand" : true, "showOutput" : "always", "args" : ["{$file}"] Itu artinya bila kita menjalankan task runner (run ...

Cara Membuat File Runnable jar Dari Command Line

Jar atau java archieve adalah cara melakukan arsip di pemrograman Java. Dan ini adalah cara yang simple bila kita ingin berbagi aplikasi, karena ada kalanya sebuah aplikasi membutuhkan beberapa class. Bila kita menggunakan Eclipse, maka hal tersebut dapat dikerjakan dengan mudah. Disini, akan saya jelaskan bagaimana cara membuat file runnable .jar dari command line. (1) Bila itu hanya melibatkan satu class, maka cukup ketik. Misal nama file class-nya adalah Demo.class. Maka cara membuat file Demo.jar adalah sbb: jar -cfe Demo.jar Demo Demo.class * Demo.jar merupakan target output file name jar-nya. Kita bisa   menggunakan nama lain selain Demo dalam kasus ini. * Demo adalah tempat method main() berada. * Demo.class adalah class yang diperlukan oleh method main(). (2) Bila sudah melibatkan beberapa class. Sebagai contoh method main()-nya ada di BoxDemo, yang melibatkan dua buah class yaitu BoxDemo.class dan Box.class. Maka kita bisa membuat runnable jar-nya sebagai berikut. Misal ki...