Friday, October 23, 2015

Live Secure on the Online World

Menarik untuk disimak psikologi para peretas yang suka `ngerjain' yang
dominan. Lihat saja bagaimana Windows menjadi OS yang paling banyak
dikerjain.

Mungkin karena faktor `dominan' itulah yang menyulut serangan para
peretas itu. Oleh karena itu, dalam kehidupan online kita saat ini,
tentu hal-hal berikut perlu kiranya kita perhatikan dengan seksama.

Hal pertama adalah OS yang `paling aman', pengertian `paling aman'
disini adalah relatif mendapat serangan peretas paling rendah. Kita
bisa melihat bahwa Windows menjadi sasaran utama para peretas. Adapun
Mac OS X, jarang mendapat serangan. Apalagi Linux, yang saat ini
populasinya masih dibawah 2%. Tentu hal itu menjadikan Linux sebagai
sasaran yang kurang menarik untuk dijadikan sasaran tembak.

Hal yang kedua adalah browser. Mengapa? Karena sehari-hari kita
berkelana di dunia online dengannya. Maka dalam hal ini,
direkomendasikan untuk menggunakan open source browser seperti Firefox
atau Chrome. Karena keduanya sudah teruji merupakan browser yang
paling aman diantara browser lain, paling tidak untuk saat ini.

Hal terakhir adalah pemilihan search engine. Pilihlah search engine
yang tidak akan melakukan tracking semua kegiatan online kita, seperti
duckduckgo. Karena search engine ini jelas-jelas tidak akan melakukan
tracking seperti search engine yang lain.

Demikian beberapa hal yang sekiranya patut untuk diperhatikan agar
kita bisa live secure on the online world.

Thursday, October 15, 2015

Whats App Tanpa Beli Smart Phone

Ada cara sederhana agar kita bisa chatting dengan WA (Whats App) tanpa
membeli smart phone. Salah satunya adalah dengan menggunakan aplikasi
chatting pidgin yang berjalan di OS Linux Slackware.

Berikut adalah caranya:

Perlu diinstal 2 aplikasi berikut:

  1. FreeImage
  2. pidgin-whatsapp
Kedua aplikasi tersebut bisa kita peroleh dari
slackbuilds.org. Pastikan aplikasi FreeImage diinstall dulu sebelum
pidgin-whatsapp-nya.

Pada hakekatnya, pidgin-whatsapp adalah implementasi protokol WA untuk
aplikasi chatting pidgin.

Adapun untuk mendapatkan password-nya, bisa dilakukan di OS Windows
dengan aplikasi WART, yaitu dengan cara memasukkan nomor hp kita,
pastikan urutannya adalah kode negara diikuti dengan nomor hp kita,
tanpa angka nol didepan. Setelah itu, klik tombol `request
code'. Nanti akan ada sms yang masuk ke hp kita.

Setelah itu, masukkan kode tersebut pada bagian code, lalu klik tombol
`confirm code'. Setelah itu nanti akan muncul password-nya.

Setelah passwordnya kita peroleh, lalu tinggal kita jalankan
pidgin-nya, dengan menambahkan add WhatsApp account dengan user name
nomor hp kita dalam format internasional. Kemudian masukkan password
yang diperoleh dari aplikasi WART tadi.

Selanjutnya silakan ber-WhatsApp ria dengan menggunakan pidgin.


That's All.

Note:
Pastikan setting pada account WhatsApp-nya adalah sbb:

 

Wednesday, October 14, 2015

Kustomisasi

Dalam minggu ini, saya sedang suka melakukan kostumisasi pada beberapa
aplikasi atau tool berikut:

1. Emacs
Untuk merubah warna mode-line di Emacs, cukup dilakukan dari aplikasi
Emacs itu sendiri yaitu: F10 - o (options) - c (customize Emacs) - f
(Spesific face). Lalu ketik mode-line, nah disana kita bisa mengganti
warna foreground dan background-nya, kita tinggal memilih warna yang
ditampilkan. Bila sudah selesai, lalukan perubahan dengan memindahkan
kursor pada bagian `Apply' dan `Apply and Save'.

Begitu kita melakukan `Apply and Save', maka perubahan tersebut
disimpan pada file configurasi .emacs di folder home kita.

2. Tmux
Tmux atau terminal multiplexer adalah aplikasi yang memungkinkan kita
seolah-olah memiliki beberapa terminal. Tool ini banyak dipakai bagi
mereka yang bekerja secara remote via terminal.

Adapun cara mengkostumisasinya adalah dengan membuat file .tmux.conf
pada folder home kita. Berikut adalah contohnya:

  set -g status-fg cyan
  set -g status-bg black

Ini berarti bagian status, kita set warna fg (foreground-nya) menjadi
berwarna cyan, dan warna bg (background-nya) hitam.

3. Most
Most adalah tool sederhana yang berfungsi untuk melihat isi sebuah
file. Ini sama dengan less akan tetapi mendapatkan fungsi tambahan,
yaitu bisa menggeser layar ke kiri atau ke kanan.

Contoh kustomisasi yang bisa dilakukan, adalah:

  color status white yellow

Artinya foreground colornya white, dan background colornya white. Dan
file kostumisasinya disimpan pada file .mostrc.
 

Perlu dicatat bahwa ketiga file kostumisasi tersebut, yaitu .emacs,
.tmux.conf dan .mostrc, merupakan file yang hidden, karena di Linux,
nama file dengan awalan titik (.) akan menjadi hidden. Karena biasanya
file tersebut digunakan sebagai file kostumisasi atau file
configuration dari sebuah aplikasi.

Demikian.

How to Listen Audio Streaming in Firefox?

Bila kita bicara tentang browser, maka ada dua yang terbaik saat ini, yaitu Chrome / Chromimum dan Firefox. Karena sekitar tahun 2010 Firefo...