Skip to main content

Posts

KOSAKATA BARU "SELF BONDING"

  Kosakata baru yang baru saja saya peroleh adalah "self bonding", yang dijelaskan oleh Bunda Erlik (praktisi parenting) dan kak Jee Luvina (penulis) dalam salah satu webinarnya tanggal 12-Okt-2022 kemarin, tentang korelasi antara healing dan bagaimana kita bisa menggunakan tools menulis untuk healing.  Diawal dijelaskan definisi "healing" itu apa? terkait isu kekinian. apakah itu tamasya, atau refreshing ataukah pengobatan ?  Kemudian dijelaskan 3 tahap atau cara dari sisi psikologi terkait how we fixed our problem.  Disini saya akan lebih menceritakan impresi saya terkait ide yang dibawakan pada webinar yang sebagian besar diikuti oleh Ibu-Ibu tersebut. - Rupanya problem umum yang dialami perempuan adalah memendam rasa (sakit) terlalu lama. Dan kondisi itu membuatnya tidak membaik, akan tetapi justru memperburuk kondisi psikis mereka. Hal ini rupanya jamak ditemukan di Indonesia, dimana budaya kita "mengharuskan" berbuat demikian. Akan tetapi kalau kita ...

DEBIAN 11

Sebelum Windows 11 dirilis, rupanya Linux Debian sudah merilis versi 11 lebih dahulu. Angka 11 menjadi semacam angka kritis bagi pengguna Windows, mengingat saat peluncuran Windows 10, dikabarkan bahwa tidak akan ada next Windows. Kembali ke open source .. Debian adalah distro yang dikenalkan ke saya oleh kolega yang memang sudah nyemplung ke dunia Linux terlebih dahulu. Mas Imam namanya. Sewaktu saya masih newbie, ia sudah lulus pendidikkan Linux nya dan siap mempraktekannya.  Beliau adalah contoh orang yang banting stir profesi dengan sukses. Sebelumnya, ia pegawai Siemens, yang sudah biasa ditugaskan di berbagai negara. Akan tetapi karena ia merasa mentok karirnya, karena ia "hanya" lulusan D3.  Akhirnya ia memutuskan untuk banting stir alias ganti profesi. Dan memilih mengumpulkan uang dari hasil kerjanya dan kemudian resign untuk fokus belajar Linux dengan mimpi ingin menjadi seorang IT profesional. Perkenalan di tahun 2006 itu mengakselerasi saya dalam mendalami Linux. ...

Bug di LibreOffice 7.3 Racikan Alien BOB

 Ada sedikit bug yang saya temui saat menjalankan app Libre Office 7.3 racikan alien BOB. Yaitu saat running, layar menjadi blank. Akan tetapi komputer tetap menyala.  Setelah mencari solusinya, akhirnya ketemu di forum Linux Questions . Berikut Solusinya:  Rupanya ada problem di MESA, sehingga perlu diedit file berikut: (lebih tepatnya ditambahkan script / baris kode berikut di akhir file dimaksud) /etc/profile.d/libreoffice.sh export MESA_LOADER_DRIVER_OVERRIDE=i965 Cukup di reboot, dan Alhamdulillah, case closed. Ada alternatif solusi, yaitu dengan cara meng-compile source code app Libre Office-nya.  Untuk yang alternatif ini, saya dapatkan setelah sharing dan bertanya ke teman saya Yan. Singkat cerita, Yan berbagi file txz hasil buildnya. Cukup di extract ke /opt. Lalu cari file executablenya soffice dari sana.  Alhamdulillah, akhirnya bisa running well. Thank you, Yan. :)    

How To

(-2) Seperti kita ketahui bahwa produk-produk harian yang kita pakai, selalu ditemukan bagian "Cara Pemakaian" (How to use it), seperti pada produk Shampoo. Saya menemukan hal yang unik dari Shampoo " Love, Beauty and Planet ", disana tertulis : Cara Pemakaian : You know it -- Tuangkan pada tangan, busakan, lalu bilas hingga bersih. Pernyataan itu barangkali terlihat biasa-biasa saja bagi sebagian orang. Akan tetapi bagi saya, hal itu penuh makna, terutama pada frasa "You know it". Artinya end user sebenarnya sudah mengerti how to-nya.  Akan tetapi dalam hal ini, brand LBP memberi ruang kepada para calon pembeli shampoo-nya dengan sapaan yang memanusiakan, dan memberi impresi kesadaran diri, bahwa Anda sudah tahu. (-1) Satu lagi produk yang menurut saya juga memanusiakan, yaitu Teh Walini varian Teh Hijau Celup . Disana tertulis how to, nya sebagai berikut : Cara Menghidangkan: Masukkan satu kantung teh Walini ke dalam cangkir, tuangkan air mendidih kedal...

Javascript

Seperti diketahui bahwa Javascript merupakan implementasi dari ECMAScript yang ditempelkan ( embedded ) pada sebuah Browser. Dan oleh karena itu, maka implementasinya berbeda dari satu browser dengan browser yang lain.  Secara umum, ada tiga jenis engine, yaitu Spidermonkey yang dibuat oleh Mozilla untuk browser mereka Firefox . Ada juga engine webkit yang dikembangkan Apple, dan engine yang dikembangkan Google untuk browser Chrome, yaitu V8 .  Oleh karena itu, maka dalam prakteknya, misalnya developer mengembangkan sebuah web app dengan menggunakan bahasa pemrograman Javascript V8, maka hasilnya akan berjalan optimal pada browser-browser yang menggunakan engine yang sama. Antara lain: Google Chrome, Brave, dan Microsoft Edge. Atau dengan kata lain, web app yang didesain untuk engine JavaScript V8; maka web app tersebut, maka web app tersebut akan optimal berjalan di browser seperti Chrome , Chromium , Microsoft Edge , Brave dan browser lain yang berbasis Chromium Proj...

Tentang Release # - part 2

Akhirnya release number browser tembus ke-100 (triple digit), hal itu ditandai dengan Google Chrome 100 yang barusan dirilis. Sebentar lagi akan menyusul Firefox , yang saat tulisan ini dibuat mencapai release number 99.0.1. Hal ini menurut saya akan menjadi "the new normal" dalam dunia pengembangan app. Karena selama ini sependek yang saya ketahui baru tembus di double digit. Sekarang masuk ke triple digit.  Sebenarnya bukan sekedar angka, akan tetapi juga simplifikasi. Mengingat angka itu seolah-olah unlimited (meski sebenarnya tidak demikian). Karena yang unlimited itu hanya Tuhan. Bukankah begitu? Jadi apa yang sebenarnya ada dan eksis di dunia ini, itu nisbi. Atau dengan kata lain tidak ada yang absolut, karena yang absolut itu hanya milik-Nya. Angka yang dipilih sebagai penomoran sebuah app, merupakan tools yang digunakan dalam menyederhanakan logika kita dalam berhitung. Dengan basis desimal yang dipilih manusia dalam rangka merepresentasikan sistem numerik harian. Kal...