Skip to main content

Posts

Brave Origin

  Ada perkembangan menarik dari browser Brave, yang terkini adalah dengan dirilisnya Brave Origin. Yaitu Brave browser yang menghilangkan brave rewards, dompet blockchain, dan hal-hal lain yang sebenarnya "mengganggu" dan tidak diperlukan. Karena sejak dirilis memang banyak protes dari pengguna berkenaan dengan hal tersebut.  Akhirnya Brave mengeluarkan Brave Origin yang akan memberikan performa lebih ringan daripada Brave. Akan tetapi memang Brave Origin tersebut berbayar ( Rp. 1.090.000,- atau 60 USD)  dan versi yang gratis hanya tersedia di platform Linux.   Mengingat saya menggunakan Linux, maka saya bisa menggunakan Brave Origin secara gratis. Dan benar saja, ada improvement yang saya rasakan. Karena tidak diganggu dengan brave rewards, token blockchain, dan lain-lain. Dan ternyata baik Brave Origin maupun Brave sama-sama memberikan proteksi yang sama. Kedua jenis varian tersebut memberikan hasil yang sama saat di test di cover your track dari EFF. Yang pe...

Cara Mengatasi Tidak Bisa Login kompas.id Dengan Google

  Setelah beberapa kali, saya mengalami problem login ke kompas.id dengan menggunakan akun Google. Di awal, saya diarahkan untuk login dengan mode incognito dan itu berhasil. Akan tetapi setelah itu, problem muncul lagi. Alias begitu kita klik "lanjutkan dengan Google", browser tidak merespon apa-apa, meskipun dalam mode incognito. Akhirnya setelah mengotak-atik-nya akhirnya ketemua, yaitu dengan me-non-aktifkan extension (add on) privacy badger . Jadi add on ini-lah yang menjadi biang keladi kita tidak dapat login ke kompas.id dengan menggunakan akun Google.  Demikian. 

Cara Instalasi Fedora 43 Dengan File Type ext4

   Berikut adalah cara saya melakukan instalasi Fedora 43 agar menggunakan file type ext4 seperti yang saya inginkan (bukan Btrfs). Begini caranya: Begitu masuk live CD-nya, kita masuk ke terminal dan ketik: lsblk untuk melihat lokasi storage yang akan dituju. Setelah ketahuan, misal /dev/sda. Maka buat partisi secara manual dengan cara: sudo cfdisk /dev/sda Siapkan minimal 2 partisi: (1) sebanyak 512 MB atau 1 GB untuk EFI misal menjadi sda1 (2) sisanya untuk / misal menjadi sda2. Lalu tulis perubahan dan keluar. Format /dev/sda2 dengan ext4, dengan cara ketik: sudo mkfs.ext4 /dev/sda2 Kembali ke Live CD lalu lakukan proses instalasi. Saat berada pada tahap partition, pilih assignment partition. Dan buat /boot/efi ke /dev/sda1 dan / ke /dev/sda2. Lanjutkan. Dengan demikian, maka /dev/sda2 akan diformat sebagai ext4, bukan sebagai Btrfs yang secara default digunakan pada instalasi standard Fedora. Demikian.

Swapfile di Linux

 Selama saya menggunakan Linux, implementasi swap itu selalu berupa partisi yang ada di hard disk atau SSD. Alias kuota swap ditentukan pada saat melakukan partisi hard disk atau SSD. Dimana ada ketentuan kuota atau ukuran swap itu 2 kali ukuran RAM yang terpasang. Akan tetapi rupanya aturan tersebut menjadi aturan yang kuno, karena semenjak penggunakan RAM yang jamak di kapasitas 8 GB dan bahkan lebih. Maka aturan yang lebih modern menyarankan untuk menggunakan ketentuan sebagai berikut, tergantung penggunaannya. Ukuran swap 1/2 sampai 1 kali RAM bila untuk penggunaan tanpa hibernasi. Dan ukuran 1 sampai 2 kali RAM bila sistem akan digunakan dengan hibernasi. Dengan menggunakan swap yang berupa partisi, maka bila ada perubahan peruntukkan, maka kita perlu melakukan instalasi ulang dalam rangka mengubah ukuran swap-nya. Akan tetapi hal itu tidak diperlukan lagi, bila kita menggunakan swap berupa file. Dimana ukuran swap itu kita kelola setelah selesai instalasi dan kita bisa mengub...

Anomali di Web Whatsapp

  Bagi pengguna Linux OS, saat menggunakan aplikasi Whatsapp pada umumnya akan menggunakan aplikasi web whatsapp. Berbeda dengan Windows yang disediakan aplikasi whatsapp desktop. Selama ini, saya tidak menemui kendala. Akan tetapi akhir-akhir ini muncul anomali, dimana saya tidak bisa membuka Group Info dari sebuah grup whatsapp.  Dari berbagai sumber ada yang menyarankan untuk membuang cache, cookies dari browser. Akan tetapi beragam jenis solusi yang ditawarkan, akhirnya untuk kasus tersebut cukup sederhana solusinya. Yaitu saat melakukan login pastikan window browser tidak terbuka secara full screen, cukup buka window browsernya setengah layar, maka anomali tersebut hilang dengan sendirinya.

Auto-Fill-Mode di Emacs

  Berikut adalah cara agar auto-fill-mode bisa aktif secara global di emacs. Yaitu tambahkan dua kode berikut pada file ~/.emacs (add-hook 'change-log-mode-hook 'turn-on-auto-fill) (setq-default auto-fill-function 'do-auto-fill) Demikian. 

Cara Mengecek Status Tinta di Linux

  Bila di Windows, kita sudah disuguhi dengan mudah dari printer driver terkait status tinta dari printer kita. Sementara itu di Linux, kita perlu menginstal aplikasi ink. Sebagai contoh untuk mengetahui status tinta kita pada printer yang terhubung ke port usb kita, cukup ketikkan :

Private DNS

 Semenjak 30 Juli 2024, mesin pencari duckduckgo diblokir , maka saya mulai mencari cara bagaimana agar bisa tetap menggunakannya.  Setelah dicari-cari, salah satunya adalah dengan menggunakan VPN. Akan tetapi ada cara lain, yang tanpa menggunakan VPN, yaitu dengan cara menggunakan private DNS. Private DNS akan menggantikan DNS server default ISP yang kita gunakan. Karena duckduckgo diblokir pada DNS Server ISP yang kita gunakan. Oleh karena itu, dengan mengganti ke private DNS, kita tetap bisa menggunakan search engine duckduckgo.  Dari beberapa alternatif private DNS yang pernah saya gunakan, saya merekomendasikan private DNS Quad9  atau Cloudflare . Adapun cara settingnya cukup mudah, bisa diikuti pada website mereka.

Agar Laptop Awet

  Ada perbincangan menarik saat kemarin, mengantarkan adikku untuk servis laptop-nya yang perlu diganti hard disk-nya, karena sistem SMART hard disknya sudah melaporkan bahwa dalam beberapa jam kemudian hard disk-nya akan mati karena ada kerusakan internal. Untuk mengatasi hal itu, pada waktu itu aku merekomendasikan untuk ganti OS dari Windows ke Linux. Meskipun demikian, ternyata error message tersebut tetap saja muncul. Oleh karena itu, akhirnya kita bawa laptop tersebut, yang memang sudah berusia 10 tahun ke servis untuk ganti hard disknya. Saat dicek, direkomendasikan untuk mengganti hard disknya ke ssd sekalian, agar ada peningkatan performa. Karena hard disk yang terpasang masih mekanis.  Selain, itu ada kerusakan pada konektor power supply-nya yang bila tersenggol, bisa membuat laptopnya mati. Ada beberapa kemungkinan, antara lain, konektornya sudah aus, atau internal connectornya yang bermasalah. Nanti akan di cek sekalian. Karena memang sudah tidak menggunakan batera...

Menengok Fedora 41

  Selalu menarik untuk melihat fitur-fitur terkini yang dibawa distro yang mengusung konsep cutting edge, seperti Fedora atau Ubuntu. Keduanya selalu berlomba-lomba membawa fitur-fitur terkini dari dunia open source. Akan tetapi saya lebih menyukai mengikuti Fedora ketimbang Ubuntu, karena paket Ubuntu sekarang yang seolah menawarkan paket snap dalam distro mereka. Dan menurut saya snap justru memberi performa yang lebih lambat ketimbang paket native-nya. Dan ada beberapa bug juga saat mengelola ekstensi gnome dengan menggunakan Firefox yang nota bene menggunakan paket snap. Ada hal yang lebih menarik pada Fedora 41 kali ini, yaitu tools untuk mengelola paket-nya, sudah menggunakan dnf versi 5, yang memberi performa jauh lebih cepat daripada dnf versi 4. Dan hal itu saya rasakan memang demikian adanya. It's a good improvement. Hal lain yang menarik adalah pada spin KDE yang mengusung KDE Plasma 6.2, ada improvement banyak yang dibawa. Terutama dalam hal mengelola grafis nya yang le...

Tentang Debian

 Ini adalah cerita saya tentang Debian. Pertama kali mengenal Debian itu pada versi 3.1 (Sarge). Saat itu kita gunakan sebagai OS di server. Pada waktu itu, saya belum mengerti OS Debian sama sekali. Sehingga tidak tahu harus bagaimana. Bahkan posisinya ada di samping saya.  Kemudian saya berpetualang dengan Ubuntu, kalau tidak salah versi 7.04 dan seterusnya sampai versi 10.10. Baru setelah itu saya migrasi ke Slackware 13.1 sampai sekarang. Sementara Debian sendiri saya belum berhasil menginstal-nya sejak versi 7, karena rupanya ada problem tentang firmware yang tidak ada pada paket standard-nya, dan kita perlu menginstall sendiri.  Kemudian saya baru berhasil pada Debian 11 dengan cara menginstall firmware-amd-graphics. Tanpa firmware tersebut, tampilan monitornya masih standard. Sementara pada Debian 12 baru terinstall sebagai paket standard sehingga kita bisa menggunakan grafis dengan resolusi yang sesuai dengan ukuran layar yang kita gunakan.  Dari sisi end use...

Pengalaman Membeli Laptop Baru

Ada hal yang menurut saya agak aneh, sewaktu saya membeli laptop baru dengan budle OS Windows 1 Home edition, kita mendapatkan juga aplikasi Office 2021 Home and Student Edition. Perlu diketahui bahwa harga laptop baru dan software yang dibundle dalam paket pembelian tersebut senilai 5,6 juta rupiah. Bila kita melakukan perhitungan, harga Windows 11 Home edition itu seharga Rp. 3 juta dan Office 2021 Home and Student edition seharga Rp. 1,6 juta maka bila kita jumlahkan menjadi Rp. 4,6 juta. Pertanyaanya: apakah harga perangkat kerasnya hanya sebesar Rp. 1 juta saja? Bagaimana menurut Anda?

openSUSE Leap vs Fedora

Bila membandingkan antara openSUSE dan Fedora , maka Fedora lebih sering melakukan update kernelnya. Termasuk aplikasi-aplikasinya. Berbeda dengan openSUSE yang tetap menggunakan kernel versi yang sama saat pertama kali dirilis, hanya ia melakukan update minor. Sehingga menjadikannya lebih stabil ketimbang Fedora. Keduanya memiliki kesamaan, bahwa mereka di backup oleh perusahaan besar. Fedora oleh Red Hat dan openSUSE oleh SUSE, dimana Red Hat dan SUSE adalah distro yang melayani korporasi dalam menggunakan infrastruktur Linux. Keduanya menawarkan kualitas distro enterprise sehingga ketangguhan dan kestabilannya teruji. Sehingga banyak yang tertarik menggunakan distro Fedora dan openSUSE yang ingin merasakan kualitas Linux kelas enterprise versi yang gratis. Keduanya sama-sama menggunakan paket rpm.  Dari sisi kesederhanaan, Fedora lebih sederhana ketimbang openSUSE karena tidak ada yast. Akan tetapi openSUSE lebih stabil. Dan sudah tidak ada masalah berkaitan dengan audio video ...

openSUSE Leap

Mengapa openSUSE Leap menarik bagi sebagian pengguna Linux? Hal itu wajar mengingat openSUSE Leap merupakan distro gabungan (hybrid) antara SUSE yang dikenal dengan keamanan sekelas enterprise dan aplikasi yang terkini dari dunia open source. Akan tetapi bila Anda mencobanya, maka akan ditemukan sebuah perilaku yang menurut saya tidak lazim, yaitu sewaktu kita membaca manual dari perintah Linux dengan man. Maka kita dihadapkan pada pilihan opsi, manual mana yang akan ditampilkan. Hal ini berbeda dengan distro lain, yang tidak memiliki perilaku tersebut. Oleh karena itu, saya sebut itu menjadi tidak lazim. Untuk mengatasi ketidak laziman tersebut, kita bisa lakukan dengan cara menambahkan dua buah kode berikut pada file .bashrc MAN_POSIXLY_CORRECT=1 export MAN_POSIXLY_CORRECT Selain itu, kita bisa juga gunakan comman info sebagai pengganti man. Hal ini bisa dilakukan dan langsung muncul manual command yang diminta. Dari sisi keamanan, secara default ia sudah mengaktifkan firewall-nya...

Solusi Factorial

Menarik saat pertama kali mencoba chat dengan AI yang ditawarkan search engine duckduckgo, saat saya menanyakan tentang kode program Java untuk menghitung factorial yang pada awalnya memberikan type data long. Akan tetapi begitu kita gunakan, ia hanya mampu menampung komputasi faktorial sampai 20. Karena kalau kita masukkan 21 akan memberi hasil negatif. Nah kemudian saya coba cari solusi dengan type data yang lain, yaitu BigInteger. Dan ternyata chat AI tersebut memberikan solusi untuk itu. Jadi type data BigInteger memang didesain untuk melakukan komputasi dengan angka yang begitu besar. Dan hal itu keren abis. Setelah itu, saya coba eksplorasi menanyakan problem yang sama untuk bahasa pemrograman yang lain. Ternyata C tidak bisa memberi solusi, akan tetapi solusi itu saya temukan pada bahasa Python (meski ada batasannya juga), C++, C# dan Go. Dan rupanya implementasi BigInteger sudah diterapkan mulai Java versi 1.1. It's a cool thing.

Menggunakan pdfunite dan pdfseparate di WSL

  Ada tools yang cukup to the point yang saya temui di Linux, yaitu pdfunite untuk menggabungkan file-file pdf menjadi satu dan pdfseparate yang berfungsi untuk memisahkan file pdf menjadi per halaman. Bagi Anda yang masih menggunakan Windows, kita bisa memanfaatkan dua tools tersebut di Windows, yaitu melalui WSL atau Windows Subsystem for Linux. Caranya adalah dengan menginstal distro yang didukung, antara lain Ubuntu atau Debian. Kemudian yang perlu kita lakukan adalah menginstall paket poppler-utils. Sebagai contoh di Debian WSL kita bisa melakukannya dengan cara mengetik : $ sudo apt install poppler-utils Kemudian setelah itu, kita bisa menggunakan dua tools tersebut dengan cukup sederhana. Adapun lokasi drive C di mount di lokasi /mnt/c. Dari situ kita bisa mencari file mana yang akan kita merge (unite) atau yang akan kita pisahkan (separate). It's cool thing.

Command man di openSUSE

  Ada hal yang mengganjal saat saya menggunakan distro Linux openSUSE, yaitu saat menggunakan command line man. Bila pada umumnya begitu kita mengetikkan man ls, maka ia akan langsung menampilkan manual dari perintah ls. Akan tetapi pada openSUSE akan muncul tulisan sebagai berikut : $ man ls Man: find all matching manual pages (set MAN_POSIXLY_CORRECT to avoid this)  * ls (1)    ls (1p) Man: What manual page do you want? Man:  Untuk membuatnya berperilaku normal, maka cara yang tepat adalah dengan menghapus paket man-pages-posix. Perlu diketahui juga bahwa program man ada pada paket coreutils-doc.  Demikian

Cara Mudah Upgrade Kernel di Slackware

Artikel berikut bisa disebut sebagai cara lain yang lebih mudah bagaimana cara upgrade kernel di Slackware.  Yaitu setelah kernel-nya di upgrade, ada 2 hal yang perlu kita lakukan, yaitu mkinitrd dan eliloconfig. Keduanya dilakukan dari command pkgtool. # pkgtool Lalu pilih "Setup" kemudian beri tanda * (dengan cara menekan spasi) pada mkinitrd dan ll.eliloconfig Maka sistem akan menjalankan script untuk make initrd ke kernel yang baru saja kita update dan eliloconfig-nya. Setelah itu baru reboot. Demikian.

SERBA-SERBI DISTRO LINUX

KEUNIKAN Setiap distro memiliki keunikan tersendiri. Dan berikut adalah keunikan yang saya temui selama menggunakan OS Linux. Bila selama ini, kita membaca manual sebuah command, maka biasanya kita langsung dihadapkan pada manual tersebut, tanpa menunggu opsi yang ada. Akan tetapi pada openSUSE, kita akan diberi 2 opsi mau membaca manual untuk user atau untuk programmer. Meski secara default manual akan masuk ke user, akan tetapi beberapa detik tersebut membuatnya menjadi unik. Dan kelakuan tersebut hanya saya temui di openSUSE. Ada pengalaman unik juga, saat saya menggunakan RHEL 9, yaitu pada waktu itu, saya bermaksud menginstall paket simple-scan, dan rupanya belum ada untuk RHEL 9, akan tetapi saya bisa menggantinya dengan simple-scan untuk RHEL 8. Bila tidak saya temukan di keluarga RHEL, saya bisa juga menginstal dari Fedora. Jadi cara installnya adalah dengan menggunakan command rpm -i. Itu adalah keunikan yang saya temui sewaktu menggunakan RHEL 9. Keunikan ketiga yang akan say...

Cara Upgrade Kernel Linux di Slackware

Contoh kasus : Upgrade kernel dari versi 5.15.19 ke 5.15.80. Pastikan prosedur berikut dilakukan dalam lingkungan GUI dengan akun root. Agar mudah dalam melakukan copy command-nya di poin ke-2. (1) Sebelum di upgrade kernelnya, jalankan dulu perintah berikut : # /usr/share/mkinitrd/mkinitrd_command_generator.sh Nanti akan ada rekomendasi command yang perlu dilakukan.  mkinitrd -c -k 5.15.19 -f ext4 -r /dev/sda3 -m usb-storage:xhci-hcd:xhci-pci:ohci-pci:ehci-pci:uhci-hcd:ehci-hcd:hid:usbhid:i2c-hid:hid_generic:hid-asus:hid-cherry:hid-logitech:hid-logitech-dj:hid-logitech-hidpp:hid-lenovo:hid-microsoft:hid_multitouch:jbd2:mbcache:crc32c_intel:crc32c_generic:ext4 -u -o /boot/initrd.gz Copy instruksi tersebut (simpan ke text editor) dan ubahlah versi kernelnya ke yang baru yaitu, dari 5.15.19 ke 5.15.80. Sehingga command-nya menjadi seperti berikut : # mkinitrd -c -k 5.15.80 -f ext4 -r /dev/sda3 -m usb-storage:xhci-hcd:xhci-pci:ohci-pci:ehci-pci:uhci-hcd:ehci-hcd:hid:usbhid:i2c-hid:hid...