Skip to main content

Konfigurasi Fedora Linux

 

Secara default setiap distro pasti memiliki konfigurasi bawaan. Dan berikut adalah konfigurasi Fedora Linux yang biasa saya lakukan.

  1. Memilih fastest mirror, agar dalam proses update app berjalan dengan cepat. Yaitu dengan cara menambahkan command fastestmirror=true ke dalam file /etc/dnf/dnf.conf.
  2. Men-disable upgrade kernel. mengapa demikian? Dari pengalaman saya menggunakan Fedora , saya menemui ketidak stabilan dikarenakan upgrade kernel yang terlalu sering. Yaitu dengan cara menambahkan command excludepkgs=kernel* ke dalam file /etc/dnf/dnf.conf.

  3. Mengkonfigurasi bawaan Gnome Shell sehingga tampilannya mirip dengan macOS. Yaitu dengan cara https://purnomohadi.blogspot.com/2020/07/cara-membuat-tampilan-gnome-shell.html + add extension remove app menu agar tampilan top desktop lebih bersih.

  4. Menganti font shell dengan font terminus.

  5. Mengganti font console dengan Uni3-Fixed16.psf.gz

  6. Mengganti font di lingkungan desktop dengan Nunito Sans.

  7. Mengkonfigurasi command prompt Shell dengan powerline-shell https://github.com/b-ryan/powerline-shell

  8. Mengganti icons dengan paper icons https://github.com/snwh/paper-icon-theme

  9. Mengganti tema Gnome Shell dengan tema Yaru Dark.



Comments

Popular posts from this blog

Auto-Fill-Mode di Emacs

  Berikut adalah cara agar auto-fill-mode bisa aktif secara global di emacs. Yaitu tambahkan dua kode berikut pada file ~/.emacs (add-hook 'change-log-mode-hook 'turn-on-auto-fill) (setq-default auto-fill-function 'do-auto-fill) Demikian. 

Anomali di Web Whatsapp

  Bagi pengguna Linux OS, saat menggunakan aplikasi Whatsapp pada umumnya akan menggunakan aplikasi web whatsapp. Berbeda dengan Windows yang disediakan aplikasi whatsapp desktop. Selama ini, saya tidak menemui kendala. Akan tetapi akhir-akhir ini muncul anomali, dimana saya tidak bisa membuka Group Info dari sebuah grup whatsapp.  Dari berbagai sumber ada yang menyarankan untuk membuang cache, cookies dari browser. Akan tetapi beragam jenis solusi yang ditawarkan, akhirnya untuk kasus tersebut cukup sederhana solusinya. Yaitu saat melakukan login pastikan window browser tidak terbuka secara full screen, cukup buka window browsernya setengah layar, maka anomali tersebut hilang dengan sendirinya.

Visual Studio Code Untuk Belajar Python, C, C++ dan C#

Setelah mencari IDE (Integrated Development Environment) apa yang terbaik untuk mendevelop Python, Akhirnya saya mendapatkan pencerahan setelah menemukan Visual Studio Code . Rupanya ada perbedaan antara IDE dengan Editor. Bila Editor adalah semacam text editor saja, seperti notepad++, Emacs, vim, maka IDE adalah editor + compiler. Oleh karena itu, maka IDE biasanya lebih berat dalam hal performance. Karena memang membundle editor + compilernya. Secara default, Visual Studio Code didesain bagi pengembang aplikasi web, yang meliputi html, css, java script, type script. Jadi untuk mendevelop bahasa pemrograman seperti Python, perlu sedikit cara agar bisa digunakan juga sebagai compiler. Setting Python Tekan F1, lalu ketik Task: Configure Taks Runner. Kemudian gantilah "command" : "python.sh", "isShellCommand" : true, "showOutput" : "always", "args" : ["{$file}"] Itu artinya bila kita menjalankan task runner (run ...