Bila kita berbicara tentang distro yang stabil, maka akan muncul nama Debian yang terkenal stabil. Sementara di kalangan veteran Unix, maka nama Slackware yang akan lebih direkomendasikan daripada Debian, mengingat Slackware masih memegang teguh tradisi Unix yang simple dan sederhana, tidak mengenal dependensi paket.
Sementara bagi pengguna yang moderat biasanya lebih memilih Debian, karena selain OS-nya stabil, pengelolaan paketnya lebih mudah daripada Slackware. Mengingat Debian menggunakan paket manager apt yang mengenal dependensi paket secara otomatis.
Dua distro tersebut selama ini menjadi dua distro yang biasanya saya gunakan sehari-hari. Akan tetapi bug saya temukan di Debian setelah sekian lama menggunakannya, yaitu firmware realtek r8169 bawaan Debian 13 yang kadang membuat koneksi internet via ethernet up dan down. Dari beberapa artikel yang saya temukan, ternyata memang ditemukan bug pada NIC Realtek r8125 bila kita menggunakan firmware bawaan Debian 13 tersebut (yaitu r8169). Dan disarankan untuk menginstall firmware secara manual dari website realteknya langsung.
Oleh karena itu, maka saya menjadi ingat dengan distro stabil diluar dua distro tersebut yang banyak diadopsi kalangan korporat, yaitu Red Hat. Mengingat Red Hat berbayar, akhirnya saya mencoba untuk menggunakan distro turunannya, dan pilihan jatuh kepada Rocky Linux, karena distro ini mendapat penilaian sebagai distro yang paling ringan daripada Oracle Linux, dan Alma Linux.
Setelah saya coba menggunakannya, ternyata benar bahwa distro ini selain stabil sekelas enterprise, NIC realtek r8125 saya selalu stabil. Bila koneksinya internetnya down dan tidak bisa up setelah wake up, maka kita hanya perlu mereboot-nya. Dan biasanya bisa up lagi dengan baik.
Mungkin karena didesain 100% bug-for-bug kompatibel dengan Red Hat, maka firmware yang dikelola sebagai modul pada kernel-nya dikurasi secara baik. Karena memang Red Hat didesain sebagai OS server yang menuntut koneksi internet yang stabil dan selalu up.
Bagi pengguna Linux OS, saat menggunakan aplikasi Whatsapp pada umumnya akan menggunakan aplikasi web whatsapp. Berbeda dengan Windows yang disediakan aplikasi whatsapp desktop. Selama ini, saya tidak menemui kendala. Akan tetapi akhir-akhir ini muncul anomali, dimana saya tidak bisa membuka Group Info dari sebuah grup whatsapp. Dari berbagai sumber ada yang menyarankan untuk membuang cache, cookies dari browser. Akan tetapi beragam jenis solusi yang ditawarkan, akhirnya untuk kasus tersebut cukup sederhana solusinya. Yaitu saat melakukan login pastikan window browser tidak terbuka secara full screen, cukup buka window browsernya setengah layar, maka anomali tersebut hilang dengan sendirinya.
Comments