Skip to main content

Konfigurasi Keymap di Emacs

Konfigurasi utf-8 sudah berjalan dengan baik, di lingkungan GUI. Adapun di lingkungan text mode (console), diperlukan beberapa konfigurasi berikut:
 

a. Pastikan saat instalasi kita meng-enable utf-8 tersebut. Untuk memastikannya bisa kita lihat di /etc/lilo.conf berikut:
append=" vt.default_utf8=1"
 

b. Mengubah LANG=en_US dengan LANG=en_US.UTF-8, yaitu pada file /etc/profile.d/lang.sh. Yaitu dengan cara menambah komentar # pada baris:
#export LANG=en_US
dan hilangkan tanda komentar # pada dua baris berikut:
export LANG=C
export LANG=en_US.UTF-8
 

c. Tambahkan kode berikut pada /etc/rc.d/rc.local
loadkeys us.map.gz


Dengan demikian, maka semua key dan variasinya seperti M->, M-! pada lingkungan console bisa berfungsi dengan baik. Dan tampilan kode unicode, akan muncul huruf yang proper.

Comments

Popular posts from this blog

Auto-Fill-Mode di Emacs

  Berikut adalah cara agar auto-fill-mode bisa aktif secara global di emacs. Yaitu tambahkan dua kode berikut pada file ~/.emacs (add-hook 'change-log-mode-hook 'turn-on-auto-fill) (setq-default auto-fill-function 'do-auto-fill) Demikian. 

Swapfile di Linux

 Selama saya menggunakan Linux, implementasi swap itu selalu berupa partisi yang ada di hard disk atau SSD. Alias kuota swap ditentukan pada saat melakukan partisi hard disk atau SSD. Dimana ada ketentuan kuota atau ukuran swap itu 2 kali ukuran RAM yang terpasang. Akan tetapi rupanya aturan tersebut menjadi aturan yang kuno, karena semenjak penggunakan RAM yang jamak di kapasitas 8 GB dan bahkan lebih. Maka aturan yang lebih modern menyarankan untuk menggunakan ketentuan sebagai berikut, tergantung penggunaannya. Ukuran swap 1/2 sampai 1 kali RAM bila untuk penggunaan tanpa hibernasi. Dan ukuran 1 sampai 2 kali RAM bila sistem akan digunakan dengan hibernasi. Dengan menggunakan swap yang berupa partisi, maka bila ada perubahan peruntukkan, maka kita perlu melakukan instalasi ulang dalam rangka mengubah ukuran swap-nya. Akan tetapi hal itu tidak diperlukan lagi, bila kita menggunakan swap berupa file. Dimana ukuran swap itu kita kelola setelah selesai instalasi dan kita bisa mengub...

Anomali di Web Whatsapp

  Bagi pengguna Linux OS, saat menggunakan aplikasi Whatsapp pada umumnya akan menggunakan aplikasi web whatsapp. Berbeda dengan Windows yang disediakan aplikasi whatsapp desktop. Selama ini, saya tidak menemui kendala. Akan tetapi akhir-akhir ini muncul anomali, dimana saya tidak bisa membuka Group Info dari sebuah grup whatsapp.  Dari berbagai sumber ada yang menyarankan untuk membuang cache, cookies dari browser. Akan tetapi beragam jenis solusi yang ditawarkan, akhirnya untuk kasus tersebut cukup sederhana solusinya. Yaitu saat melakukan login pastikan window browser tidak terbuka secara full screen, cukup buka window browsernya setengah layar, maka anomali tersebut hilang dengan sendirinya.