Skip to main content

Upgrade Kernel di Slackware

Mengingat ada update security di Slackware 14, yaitu kernel update dari release 3.2.29 ke 3.2.45. Maka baru saja saya melakukan upgrade kernel-nya.
Setelah # slackpkg upgrade-all, maka menurut catatan di changelog-nya, kita perlu mengupgrade mkinitrd dan menginstal ulang LILO.Jadi apa yang saya lakukan adalah sbb:
 

# mkinitrd -c -m ext3
# lilo


Ada yang menarik, begitu direboot, ternyata boot loader yang tadinya GRUB (karena saat ini menggunakan triple OS) menjadi hilang dan diganti oleh
LILO. Jadi pilihannya cuma Windows dan Slackware saja. Adapun Debian-nya jadi menghilang.

Untuk mengembalikan boot loader ke GRUB, ada caranya, yaitu dengan meng-uninstal LILO dan me-revert back ke boot loader sebelumnya. Setelah membaca manual LILO-nya. Maka saya coba menggunakan perintah:


# lilo -u -s /boot/boot.0800

-u : adalah opsi uninstall.
-s /boot/boot.0800 : adalah s (save file) /boot/boot.0800. Adapun file /boot/boot.0800 adalah boot sector sebelum proses instalasi LILO dilakukan. Dalam hal ini adalah boot sector dari boot loader GRUB.

Dan setelah di reboot, Alhamdulillah, boot sectornya kembali ke GRUB lagi.

Thank You LILO :)

Dari pengalaman ini, maka bila kita sudah menggunakan boot loader selain LILO, maka step instal ulang LILO tidak diperlukan. Demikian.

Comments

Popular posts from this blog

Auto-Fill-Mode di Emacs

  Berikut adalah cara agar auto-fill-mode bisa aktif secara global di emacs. Yaitu tambahkan dua kode berikut pada file ~/.emacs (add-hook 'change-log-mode-hook 'turn-on-auto-fill) (setq-default auto-fill-function 'do-auto-fill) Demikian. 

Anomali di Web Whatsapp

  Bagi pengguna Linux OS, saat menggunakan aplikasi Whatsapp pada umumnya akan menggunakan aplikasi web whatsapp. Berbeda dengan Windows yang disediakan aplikasi whatsapp desktop. Selama ini, saya tidak menemui kendala. Akan tetapi akhir-akhir ini muncul anomali, dimana saya tidak bisa membuka Group Info dari sebuah grup whatsapp.  Dari berbagai sumber ada yang menyarankan untuk membuang cache, cookies dari browser. Akan tetapi beragam jenis solusi yang ditawarkan, akhirnya untuk kasus tersebut cukup sederhana solusinya. Yaitu saat melakukan login pastikan window browser tidak terbuka secara full screen, cukup buka window browsernya setengah layar, maka anomali tersebut hilang dengan sendirinya.

Swapfile di Linux

 Selama saya menggunakan Linux, implementasi swap itu selalu berupa partisi yang ada di hard disk atau SSD. Alias kuota swap ditentukan pada saat melakukan partisi hard disk atau SSD. Dimana ada ketentuan kuota atau ukuran swap itu 2 kali ukuran RAM yang terpasang. Akan tetapi rupanya aturan tersebut menjadi aturan yang kuno, karena semenjak penggunakan RAM yang jamak di kapasitas 8 GB dan bahkan lebih. Maka aturan yang lebih modern menyarankan untuk menggunakan ketentuan sebagai berikut, tergantung penggunaannya. Ukuran swap 1/2 sampai 1 kali RAM bila untuk penggunaan tanpa hibernasi. Dan ukuran 1 sampai 2 kali RAM bila sistem akan digunakan dengan hibernasi. Dengan menggunakan swap yang berupa partisi, maka bila ada perubahan peruntukkan, maka kita perlu melakukan instalasi ulang dalam rangka mengubah ukuran swap-nya. Akan tetapi hal itu tidak diperlukan lagi, bila kita menggunakan swap berupa file. Dimana ukuran swap itu kita kelola setelah selesai instalasi dan kita bisa mengub...