Skip to main content

Debian 7.0

Setelah menggunakan Debian hasil instalasi dari live cd xfce, ternyata paket ini sangat direkomendasikan untuk keperluan home/office. Karena semua keperluan untuk office dan di rumah sudah ada. Hanya sedikit tambahan aplikasi yang diperlukan yaitu: Adobe Acrobat Reader dan Banshee (music player). Adapun untuk text terminal console, font favorit saya adalah Anonymous Pro mengingat font Fixed seperti yang terdapat di Slackware tidak ada di Debian.

Performance Debian 7.0 dengan instalasi ini sangat responsif, karena hanya membutuhkan sekitar 2.6 GB. Adapun untuk browser-nya tidak menggunakan Firefox, akan tetapi Iceweasel yang sebenarnya adalah Firefox yang di rebranding khusus untuk distro Debian. Jadi instalasi plugins-nya sama dengan Firefox. Adapun lokasi plugins untuk flash player-nya ada di:
/usr/lib/mozilla/plugins/

Hanya satu kekurangan yang saya dapatkan yaitu, adanya bug saat akan wake up dari kondisi suspend. Karena layar tetap gelap, meskipun hard disk-nya terlihat sudah aktif. Semoga dalam waktu dekat ada patch-nya.

Comments

Popular posts from this blog

Auto-Fill-Mode di Emacs

  Berikut adalah cara agar auto-fill-mode bisa aktif secara global di emacs. Yaitu tambahkan dua kode berikut pada file ~/.emacs (add-hook 'change-log-mode-hook 'turn-on-auto-fill) (setq-default auto-fill-function 'do-auto-fill) Demikian. 

Visual Studio Code Untuk Belajar Python, C, C++ dan C#

Setelah mencari IDE (Integrated Development Environment) apa yang terbaik untuk mendevelop Python, Akhirnya saya mendapatkan pencerahan setelah menemukan Visual Studio Code . Rupanya ada perbedaan antara IDE dengan Editor. Bila Editor adalah semacam text editor saja, seperti notepad++, Emacs, vim, maka IDE adalah editor + compiler. Oleh karena itu, maka IDE biasanya lebih berat dalam hal performance. Karena memang membundle editor + compilernya. Secara default, Visual Studio Code didesain bagi pengembang aplikasi web, yang meliputi html, css, java script, type script. Jadi untuk mendevelop bahasa pemrograman seperti Python, perlu sedikit cara agar bisa digunakan juga sebagai compiler. Setting Python Tekan F1, lalu ketik Task: Configure Taks Runner. Kemudian gantilah "command" : "python.sh", "isShellCommand" : true, "showOutput" : "always", "args" : ["{$file}"] Itu artinya bila kita menjalankan task runner (run ...

Swapfile di Linux

 Selama saya menggunakan Linux, implementasi swap itu selalu berupa partisi yang ada di hard disk atau SSD. Alias kuota swap ditentukan pada saat melakukan partisi hard disk atau SSD. Dimana ada ketentuan kuota atau ukuran swap itu 2 kali ukuran RAM yang terpasang. Akan tetapi rupanya aturan tersebut menjadi aturan yang kuno, karena semenjak penggunakan RAM yang jamak di kapasitas 8 GB dan bahkan lebih. Maka aturan yang lebih modern menyarankan untuk menggunakan ketentuan sebagai berikut, tergantung penggunaannya. Ukuran swap 1/2 sampai 1 kali RAM bila untuk penggunaan tanpa hibernasi. Dan ukuran 1 sampai 2 kali RAM bila sistem akan digunakan dengan hibernasi. Dengan menggunakan swap yang berupa partisi, maka bila ada perubahan peruntukkan, maka kita perlu melakukan instalasi ulang dalam rangka mengubah ukuran swap-nya. Akan tetapi hal itu tidak diperlukan lagi, bila kita menggunakan swap berupa file. Dimana ukuran swap itu kita kelola setelah selesai instalasi dan kita bisa mengub...