Skip to main content

Sport Shoes

Sebenarnya aku lebih suka sepatu olah raga ASICS, tapi disini tidak ada yang jual..

Dulu aku belinya di Singapura, lumayan juga sih sekitar 89 S$. Tetapi memang awet, makanya aku nge fans banget tuh ama sepatu tsb. Mengingat kondisi disini kagak ada tuh merk ASICS, makanya aku cari alternatif lain..

Gila nggak, dua hari full sabtu minggu, aku cari kemana-mana.. pertama aku coba cari merk FILA, tetapi kok modelnya antik ya ? Akhirnya disamping FILA tersebut, ada merk Diadora... ya kucoba pilih-pilih...

Ternyata ada yang cocok, type-nya Taekwondo.. tapi sayang ukurannya tidak ada yang pas ama kaki aku.. Akhirnya terpaksa deh muter-muter cari tuh Diadora tyoe itu kemana-mana... Kagak ada tuh yang sama type-nya...

Akhirnya aku putuskan ganti type saja.. meskipun sama-sama Diadora, tapi type-nya Thunder.. it's ok lah..

finally I used it to ride my bicycle..

Comments

Popular posts from this blog

Auto-Fill-Mode di Emacs

  Berikut adalah cara agar auto-fill-mode bisa aktif secara global di emacs. Yaitu tambahkan dua kode berikut pada file ~/.emacs (add-hook 'change-log-mode-hook 'turn-on-auto-fill) (setq-default auto-fill-function 'do-auto-fill) Demikian. 

Anomali di Web Whatsapp

  Bagi pengguna Linux OS, saat menggunakan aplikasi Whatsapp pada umumnya akan menggunakan aplikasi web whatsapp. Berbeda dengan Windows yang disediakan aplikasi whatsapp desktop. Selama ini, saya tidak menemui kendala. Akan tetapi akhir-akhir ini muncul anomali, dimana saya tidak bisa membuka Group Info dari sebuah grup whatsapp.  Dari berbagai sumber ada yang menyarankan untuk membuang cache, cookies dari browser. Akan tetapi beragam jenis solusi yang ditawarkan, akhirnya untuk kasus tersebut cukup sederhana solusinya. Yaitu saat melakukan login pastikan window browser tidak terbuka secara full screen, cukup buka window browsernya setengah layar, maka anomali tersebut hilang dengan sendirinya.

Visual Studio Code Untuk Belajar Python, C, C++ dan C#

Setelah mencari IDE (Integrated Development Environment) apa yang terbaik untuk mendevelop Python, Akhirnya saya mendapatkan pencerahan setelah menemukan Visual Studio Code . Rupanya ada perbedaan antara IDE dengan Editor. Bila Editor adalah semacam text editor saja, seperti notepad++, Emacs, vim, maka IDE adalah editor + compiler. Oleh karena itu, maka IDE biasanya lebih berat dalam hal performance. Karena memang membundle editor + compilernya. Secara default, Visual Studio Code didesain bagi pengembang aplikasi web, yang meliputi html, css, java script, type script. Jadi untuk mendevelop bahasa pemrograman seperti Python, perlu sedikit cara agar bisa digunakan juga sebagai compiler. Setting Python Tekan F1, lalu ketik Task: Configure Taks Runner. Kemudian gantilah "command" : "python.sh", "isShellCommand" : true, "showOutput" : "always", "args" : ["{$file}"] Itu artinya bila kita menjalankan task runner (run ...