Monday, January 27, 2014

Friday, October 11, 2013

Memahami E-mail

Siang ini (artikel ini aslinya ditulis 29 Sep 2013), saya sudah berjanji untuk menjelaskan apa dan bagaimana e-mail itu ke teman baik saya. And it's my way ...
 
Penjelasan saya awali dengan konsep dasar sebuah komputer.

(A) Apa itu Komputer?

Kata "komputer" dalam bahasa Indonesia, berasal dari bahasa Inggris "computer". Adapun "computer" itu berasal dari kata dasar "to compute" yang berarti "menghitung". Dari sisi sejarah, pada awalnya pengertian komputer didefinisikan sebagai sebuah peralatan (piranti) yang berfungsi untuk menghitung. Sebagai contoh: sempoa, yang bermetamorfosis menjadi kalkulator, atau bahkan alat hitung /mesin hitung kuno yang dibikin oleh Charles Babage; yang merupakan cikal bakal sempoa.

Nah, dalam perkembangannya, kemampuan komputer diperluas dengan menambahkan kemampuan lain, yaitu kemampuan dalam mengolah data. Baik data berupa text, gambar, maupun suara, seperti yang kita kenal sekarang ini.

(B) Komponen Penyusun Komputer

Pada dasarnya, sebuah komputer terdiri dari 2 (dua) bagian, yaitu perangkat keras dan perangkat lunak. Bila diibaratkan dengan seorang manusia, yang memiliki badan dan nyawa. maka komputer terdiri dari 2 hal tadi, yaitu perangkat keras /badan dan perangkat lunak /nyawa.


Adapun istilah perangkat keras dalam dunia komputer (IT), disebut dengan istilah "hardware" (h/w) dan perangkat lunak lazim disebut dengan software (s/w).

(*) Hardware

Perangkat keras Komputer terdiri dari:

(1) Piranti masukan (Input Device)
(2) Unit Pemroses Pusat (Central Processing Unit / CPU)
(3) Piranti keluaran (Output Device)
(4) Piranti Penyimpan (Storage Device)
(5) Piranti Komunikasi (Communication Device)

:: Penjelasan

(1) Piranti masukan (Input Device) itu adalah piranti/alat yang digunakan untuk menerima masukan dari luar kepada sebuah sistem komputer. 
Itu ibarat fungsi telinga kita untuk mendengar, mata kita untuk melihat, lidah kita untuk merasakan pahit, manisnya makanan yang kita makan, dll.
Pada sistem komputer, hal ini diwujudkan pada piranti seperti keyboard (papan ketik) untuk memasukkan data text /tulisan, mouse untuk menggerakkan kursor di monitor, layar sentuh (touch screen) sebagai pengganti mouse tadi, dan lain sebagainya.

(2) Unit Pemroses Pusat (Central Processing Unit) atau yang biasa disingkat dengan CPU; adalah merupakan unit pemrosesan pusat (sentral) dari data yang masuk tadi, misalnya kita mengetik huruf "a" pada keyboard, maka untuk selanjutnya data text tadi akan diproses pada bagian CPU ini.
Pada kasus ini, bila kita analogikan (ibaratkan) dengan manusia, maka hal itu dapat diilustrasikan sbb: misalnya kita mencicipi sebuah masakan, maka apa yang kita lakukan? Biasanya kita akan mengambil sedikit masakan tadi ke lidah kita, untuk kemudian otak kita akan memprosesnya. Untuk kemudian, mulut kita akan berbicara: "Oh.. masakannya enak.", misalnya.

Nah otak manusia itu-lah yang dinamakan CPU. Atau dengan kata lain, CPU merupakan otaknya sebuah sistem komputer.

(3) Piranti keluaran (Output Device)
Pada kasus diatas; mulut kita yang berbicara tadi, maka dalam dunia komputer diwujudkan sebagai piranti keluaran (output device). Yaitu dalam kasus ini, maka, huruf "a" yang tadi kita ketik di keyboard, akan diproses oleh CPU, untuk kemudian ditampilkan pada layar komputer.

.: Dari ilustrasi sederhana ini, semoga bisa dimengerti bagaimana konsep kerja sebuah komputer dengan menggunakan 3 (tiga) hardware tadi.

Adapun dua komponen dasar yang lain, yaitu -- Piranti Penyimpan (Storage Device) dan Piranti Komunikasi (Communication Device) -- penjelasannya adalah sebagai berikut ...

(4) Piranti Penyimpan (Storage Device) dapat dipahami dengan ilustrasi berikut: 
Ibu guru meminta muridnya untuk menghafalkan kapan terjadi perang Pangeran Diponegoro yang terjadi pada tahun 1825-1835, misalnya.

Maka biasanya apa yang dilakukan si murid tadi adalah mencoba untuk menghafal atau "menempelkan" hafalan tadi kedalam ingatannya atau memorinya.
Inilah yang disebut dengan istilah memori dalam dunia komputer.

Untuk selanjutnya agar supaya tidak lupa, maka biasanya apa yang dilakukan oleh si murid tadi adalah menuliskan tahun 1825-1835 tadi kedalam buku catatannya. 
Nah buku catatan dalam dunia komputer itu lazim disebut sebagai sebuah "disk", antara lain: hard disk, flash disk, compact disc (CD), dan lain sebagainya.

(5) Piranti Komunikasi (Communication Device).
Penjelasannya dapat dimengerti dengan ilustrasi berikut:
Misalnya ada sebuah seminar dalam sebuah gedung, maka pada umumnya ada pengeras suara yang digunakan agar suara di pembicara bisa didengar dengan baik, oleh peserta yang duduknya di bangku paling belakang.

Nah piranti pengeras suara tadi, dalam dunia komputer dinamakan sebagai piranti komunikasi (Communication Device); yaitu sebuah alat yang memungkinkan satu komputer berkomunikasi dengan komputer yang lain.

Salah satu piranti komunikasi tersebut adalah modem. Yaitu piranti yang memungkinkan kita terhubung dengan komputer lain.

Semoga penjelasan saya berkenaan dengan hardware bisa dimengerti. Sekarang kita masuk ke perangkat lunak / software ...

(**) Software

Seorang manusia tanpa nyawa, tentu tidak dapat kita sebut sebagai manusia. Akan tetapi lebih dikenal sebagai mayat. Demikian juga halnya dengan sebuah komputer tanpa software ia hanya berupa sebuah mesin belaka.

Nyawa untuk sebuah komputer itu disebut sebagai OS (Operating System), yaitu sistem yang memungkinkan sebuah komputer untuk dioperasikan atau dijalankan.

Oleh karena itu kita kenal dengan istilah Windows, Linux, Mac OS X, dan yang lainnya dengan beragam jenis turunannya.

Nah, lalu mengapa itu kemudian ada istilah MS Word, Excel, Firefox, Internet Explorer, dan yang lain-lain yang membuat pusing kepala? 

Kalau yang barusan disebutkan, itu adalah software yang bukan kategori OS; akan tetapi masuk kategori aplikasi. Yaitu sebuah software yang memiliki fungsi khusus.

Sebagai contoh: MS Word adalah sebuah aplikasi khusus untuk menulis menjadi sebuah dokumen. MS Word merupakan aplikasi word processing (pengolah kata).

Lalu MS Excel itu berfungsi untuk mengolah data-data, untuk kemudian kita mendapatkan tabel-tabel. Atau dalam dunia komputer diistilahkan dengan spreadsheet application.

Nah, kedua aplikasi barusan itu adalah produk keluaran Microsoft, makanya didepannya ada embel-embel MS yang merupakan "singkatan" dari Microsoft.

Akan tetapi jangan terjebak dengan itu saja, masih ada aplikasi word processing yang lain, seperti Open Office atau LibreOffice/Writer dari dunia open source, Word Perfect dari Corel, dan masih banyak lagi yang lain.

Adapun Firefox, Internet Explorer, Chrome, dan yang lainnya itu masuk kategori software aplikasi yang disebut dengan browser. Atau sebuah software aplikasi untuk keperluan browsing internet.

Nah apa lagi tuh internet? Kok jadi tambah cumleng aku? ..

(C) Internet

Dari modem, kita bisa berkomunikasi dari komputer kita ke komputer orang lain. Bila komunikasi yang kita lakukan itu melibatkan semua orang di seluruh dunia, maka itulah yang disebut dengan "internet".

Jadi sederhananya, internet itu terdiri dari dua kata "inter" dan "net" yang merupakan singkatan dari "networking" atau jaringan. 

Bila kita berkomunikasi dengan satu teman misalnya si A, maka kita memiliki jaringan dengan si A. Adapun si A kemudian berteman dengan si B, maka disitu terjadi jaringan antara si A dan si B. 
Yang mana pada kasus ini, kita bisa berkenalan dengan si B atas rekomendasi dari si A (karena kita kenal dengan si A).

Nah jaringan-jaringan inilah yang memungkinkan kita bisa berkomunikasi dengan semua orang di dunia. Dan inilah yang disebut dengan istilah "internet.

(1) Browser
Ilustrasinya adalah sebagai berikut ...

Bila kita ingin keliling dunia, maka alat yang kita butuhkan adalah sebuah kendaraan, bisa naik pesawat terbang, kapal laut, mobil, motor, bahkan bersepeda-pun juga bisa.

Nah kendaraan inilah yang kita sebut dengan browser tadi.

Ok, lalu apa lagi tuh yang disebut dengan e-mail, aku kok isih mumet?

/// E-mail ///

Dalam dunia nyata, bila kita ingin berkirim surat ke saudara kita di negara Belanda misalnya, maka lazimnya apa yang kita lakukan adalah menulis surat, kemudian memasukkannya ke dalam amplop. Dan lalu kita tuliskan nama dan alamat tujuan, demikian juga dengan nama dan alamat kita.

Lalu kita tempelkan perangko, dan untuk selanjutnya oleh pak pos dikirimkan ke alamat tujuan.

E-mail = electronic mail. Mail = surat. Jadi e-mail adalah surat elektronik. Pada hakekatnya sama dengan ilustrasi yang barusan saya jelaskan tadi. Gampang tho?

Nah lalu praktek-e piye? 

"Hm...Ini orang kok tanya terus yo? Dadi ketularan cumleng aku. If it is so, please read my last statement as follows:

Insya Allah, bagi Anda yang ingin mendapatkan penjelasan selanjutnya, silakan berkomentar pada blog saya ini. Nanti akan saya bagikan free e-book penjelasan lengkapnya. Jazakumullah .. "

Friday, October 04, 2013

Wednesday, September 18, 2013

Pengertian "Instal" Dalam Dunia IT

Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari Senin 16 Sep 2013, saya kedatangan teman Bapak yang sudah saya anggap seperti sahabat saya sendiri. Beliau datang bermaksud untuk meminta tolong saya berkaitan dengan instalasi sebuah software aplikasi di laptop beliau.

Singkat cerita beliau menanyakan: "Dik Pur, instal itu apa sih artinya?". Waktu itu saya jawab dengan singkat: "ya seperti instalasi rumah, begitu." Karena memang saya sedang pada situasi yang agak padat agendanya. Jadi jawaban saya singkat dan mungkin sedikit kurang bisa dimengerti apa maksudnya.

Baiklah, disini saya akan menjelaskan pengertian istilah "instal" dalam dunia IT.

Bila kita memiliki rumah baru, maka yang tersedia biasanya adalah berupa tembok bangunan rumah dengan atap-nya. Akan tetapi, belum ada listrik-nya, belum ada air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Bila berkaitan dengan pengadaan listrik; maka biasanya yang kita lakukan adalah melakukan kontak ke pihak penyedia listrik (kalau di Indonesia, PLN). Dan setelah melakukan proses administrasi di kantor PLN dan semua persyaratan dipenuhi: yaitu dimana biaya pemasangan, dan segala hal berkaitan dengan aturan main dalam penggunaan PLN sudah disetujui, termasuk biaya pemakaian bulanan yang harus dibayarkan. Maka setelah itu, biasanya pihak PLN akan melakukan pemasangan instalasi jaringan listrik di rumah kita.

Kemudian, apabila hal itu berkaitan dengan suplai air yang akan digunakan untuk keperluan sehari-hari; maka kita biasanya memilih, apakah akan menggunakan perusahaan penyedia air (di Indonesia, lazimnya menggunakan PAM), atau akan menggunakan pompa air sendiri?

Bila kita memilih menggunakan PAM (Perusahaan Air Minum); maka sama seperti pemasangan listrik dengan PLN tadi, kita akan ke kantor PAM setempat untuk mengurus semua persyaratan administrasi. Kemudian, bila semua-nya sudah ok; maka beberapa hari kemudian, pihak PAM akan mendatangi rumah kita untuk melakukan proses instalasi jaringan air PAM.

.: Nah, dari kedua ilustrasi tersebut, semoga dapat dimengerti apa itu arti "instalasi" dalam konteks rumah. Adapun proses "instal" dalam konteks komputer itu, ya analogi-nya sama dengan proses instalasi PLN, atau PAM tadi.

Jadi bila kita akan melakukan instalasi sebuah program aplikasi, maka apa yang lazim dilakukan adalah membeli software aplikasi tersebut, biasanya berupa CD installer ke toko komputer. Yang tentu saja ada biaya untuk itu.

Kemudian apa yang kita dapatkan? Ya, kita akan mendapatkan CD installer tadi setelah kita melakukan pembayaran tentu saja. Kemudian, kita bisa melakukan instalasi aplikasi tersebut dengan CD installer yang sudah kita beli.

Adapun teknis pelaksanaan proses instalasinya, kita bisa mengerjakannya sendiri di rumah. Atau kita bisa meminta tolong kepada teknisi toko penjualnya untuk melakukannya.

Demikianlah sekelumit penjelasan saya, semoga bisa mencerahkan.

Adieu.

Tuesday, July 02, 2013

Cara Mudah Migrasi dari Windows ke Linux


Cara paling mudah migrasi dari Windows ke Linux, adalah dengan cara membiasakan diri dalam menggunakan aplikasi yang bisa berjalan pada kedua platform tersebut. Misalnya selama ini Anda terbiasa menggunakan aplikasi MS Office di Windows, maka belajarlah untuk menggunakan Office suite yang bisa berjalan di kedua platform tersebut seperti Open Office atau Libre Office. Bila Anda terbiasa menggunakan aplikasi Internet Explorer, maka gantilah ke aplikasi Firefox, Opera atau Google Chrome. Kemudian bila Anda terbiasa chating dengan menggunakan Yahoo Messenger, maka gantilah dengan menggunakan Pidgin. Jadi langkah pertama adalah membiasakan diri dulu dengan aplikasi-aplikasi tersebut di lingkungan Windows.  

Bila Anda merasa sudah terbiasa dengan aplikasi tersebut. Maka sekarang saatnya Anda berganti platform. Platform Linux berbeda dengan Windows, dimana Linux memiliki cita rasa yang berbeda-beda, tergantung distribusi yang Anda pilih. Sebagai pemula, sangat disarankan untuk menggunakan distro yang mudah untuk digunakan. Disini saya menyarankan distro Debian dengan lingkungan desktop xfce.  

Jadi langkah selanjutnya adalah mendownload ISO CD Live Debian XFCE. Dengan Live CD tersebut, Anda bisa memulai mencoba bagaimana cara melakukan login dan logout, termasuk bagaimana mematikan komputer Anda. Dan yang paling penting adalah mempelajari file manager di lingkungan XFCE yaitu aplikasi Thunar. Pada hakekatnya, aplikasi file manager dalam lingkungan X (GUI : Graphic User Interface) dengan Thunar, memiliki kesamaan fungsi dengan Windows explorer, yaitu sebagai file manager yang befungsi untuk mengcopy, mendelete, memindahkan file, membuat folder, dan lain-lain.  

Bila Anda merasa sudah lancar menggunakan aplikasi Thunar, maka kini saatnya Anda menginstal Debian ke dalam komputer Anda. Disarankan Anda menginstalnya dengan sistem dual OS dengan Windows.  

Pengenalan Debian

Disini, saya tidak akan menjelasakan bagaimana cara membuat instalasi dual OS dengan Debian. Akan tetapi lebih kepada bagaimana cara melakukan instalasi paket aplikasi dan meremove-nya. Perlu diketahui bahwa di Linux, ada otoritas yang mesti dimengerti bahwa dalam satu sistem Linux, pasti ada user khusus yang disebut root dan normal user. User root adalah user yang memiliki otoritas dalam hal mengubah sistem komputer Anda, seperti menghapus paket aplikasi atau menginstal aplikasi tertentu. Perlu diketahu juga bahwa default login ke debian adalah langsung ke lingkungan X. Jadi Anda tinggal memasukkan user name dan password.  

Sebelumnya saya akan menjelaskan terlebih dahulu bagaimana cara mengupdate sistem Linux Debian Anda agar tetap up to date. Perlu diketahui bahwa proses upgrade aplikasi di Linux dilakukan via internet. Jadi langkah pertama adalah Anda login sebagai root. Kemudian Anda masuk ke Terminal atau virtual console (dengan menekan tombol Ctrl-Alt-F1 sampai Ctrl-Alt-F6). Pilih salah satu, jadi Anda bisa memiliki 6 virtual console. Adapun Ctrl-Alt-F7 khusus digunakan untuk lingkungan X. Dalam lingkungan console tulis perintah demikian:  

# apt-get update  

Sistem akan mengupdate database lokal komputer Anda dengan database paket dari server.  

# apt-get upgrade-all  

Sistem akan mendownload semua paket yang lebih up to date ke sistem dan mengupgrade-nya secara otomatis.  

Dua langkah tersebut adalah langkah untuk mengupdate sistem Debian Anda.  

Instal Paket di Debian

Sebagai contoh kasus adalah bila Anda ingin menginstal tambahan aplikasi music player Banshee, maka tulis perintah berikut:  

# apt-get install banshee  

Ia akan mengecek semua paket yang diperlukan, sehingga paket Banshee bisa berjalan dengan baik di Debian. Bila ada pertanyaan (Y/N) ? Maka pilihla "Y". Dan sistem akan mendownload semua paket tersebut dan sekaligus melakukan instalasinya.  

Bila semua paket sudah selesai di download dan diinstal, maka kembalilah ke lingkungan X, dengan cara ketik Ctrl-Alt-F7. Maka paket Banshee sudah akan terinstal dengan baik, biasanya ada di Menu | Multimedia | Banshee.  

Menghapus Paket di Debian

Untuk menghapus paket di Debian, ada dua langkah yang diperlukan, yaitu:  

# apt-get remove banshee  

Ini akan menghapus paket banshee.  

# apt-get autoremove banshee  

Ini akan menghapus paket banshee berikut paket dependensinya.  

Untuk lebih mengetahui apa dan bagaimana apt-get, maka bacalah manualnya dengan cara sbb.:  

# man apt-get  

Demikian.  

What Next?

Perlu diketahui bahwa karena Anda sudah terbiasa dalam menggunakan aplikasi alternatif seperti browser Firefox, office suite LibreOffice, chating Pidgin dalam lingkungan Windows, maka Anda tidak akan merasa canggung dalam menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut di lingkungan Debian. Karena semuanya dilakukan dilingkungan X, yang menggunakan mouse dalam berinteraksi. Maka langkah selanjutnya yang perlu Anda pelajari adalah memahami perintah dasar Linux. Untuk itu, sangat saya sarankan untuk membaca buku "The Linux Command Line" yang bisa di download secara free di www.linuxcommand.org  

Konklusi

Bila Anda sudah masuk ke tahap ini, maka ini adalah tahap awal Anda dalam mengarungi dunia Linux. Selamat belajar dan enjoy dengan Linux!

Sunday, June 16, 2013

Music Player di Linux

Sewaktu di Windows, kita bisa memilih music player dengan pilihan yang bagus-bagus seperti iTunes, AIMP dan yang lainnya. Begitu di Linux, maka sebenarnya menurut saya yang paling keren adalah Banshee. Akan tetapi sayang belum ada paket Banshee untuk arsitektur 32 bit. Yang ada adalah yang 64 bit. 
Jadi coba deh diinstal dari source code-nya. Setelah semalaman mencoba, ternyata gagal dengan sukses. Karena memang saya ingin menginstalnya di Slackware. 
Dan setelah gagal dengan sukses, maka saya putuskan untuk menggunakan wine. Dan Alhamdulillah, ternyata AIMP bisa berjalan dengan baik. Lumayan, bisa mendengarkan radio streaming dan juga ada equalizer-nya.
Thank You wine.

Friday, May 31, 2013

Komputer Yang Berisik

Setelah sekitar 6 tahun menggunakan komputer desktop yang sama, ada beberapa penurunan performa. Terutama pada noise. Adapun noise yang dominan adalah noise dari fan pc. Ada 3 fan yang ada di komputer dektop yang selama ini saya gunakan, yaitu fan PSU, fan Casing dan fan CPU. Dari ketiga fan tersebut, ternyata yang paling berisik adalah fan CPU-nya.

Hal itu saya ketahui dari program fanspeed yang saya install, dimana ia mengontrol 2 fan, yaitu fan casing dan fan CPU. Jadi setelah ketahuan ia yang dominan, maka 1 tahun yang lalu saya ganti tuh fan CPU dengan yang second, karena ternyata beli yang baru tidak ada. Kalaupun ada, musti beli sama cpu heatsink-nya. Karena sebenarnya fan CPU itu adalah bagian dari CPU heatsink-nya. Dan ternyata setelah 1 tahun dipakai, berisik lagi tuh suaranya. Bahkan rasanya seperti mesin saja, kalau sedang berkomputasi.

Akhirnya hari ini saya putuskan untuk mengganti fan CPU dengan yang baru, alias mengganti heatsink CPU-nya juga. Sesampai di rumah, saya coba cabut heatsink-nya, eh.. ternyata microprocessor AMD-nya ikut tercabut dengan heatsink tsb. Lha bagaimana cara masang microprocessornya, kalau posisinya nempel di heatsink yang lama? Karena ada tuas pengait yang mengunci microprocessor AMD-nya.

Setelah saya kontak ke toko penjual heatsink tadi, mereka menjelaskan: bahwa hal itu terjadi, karena sudah lama dipakai, jadi pasta yang ada diantara microprocessor dan heatsink tersebut jadi mengeras. Caranya gunakan cutter, bisa dilepas kok.
Ada rencana untuk meminta bantuan ke toko-nya, karena saya belum pernah melakukannya. Akan tetapi karena tidak sabar, akhirnya saya coba sendiri dulu. Setelah beberapa kali disayat dengan cutter, ternyata microprocessornya bisa lepas juga tuh. Alhamdulillah.

Akhirnya saya coba untuk memasang sendiri, dengan 1 pin yang bengkok akibat tercabut tadi, saya luruskan dulu. Dan Alhamdulillah, bisa masuk ke socket-nya dengan gampang. Dan langsung deh, saya kunci tuasnya. 

Sebenarnya perlu pasta untuk memasang heatsink ke microprocessornya, akan tetapi tadi sempat dicek sama si penjualnya bahwa pastanya masih basah. Jadi saya putuskan langsung pasang saja.

Padahal tadi sudah disarankan sama si penjualnya, bahwa microprocessornya harus dibersihkan dulu sebelum dipasang heatsink-nya. Akan tetapi hal itu tidak saya lakukan.
Setelah terpasang, Alhamdulillah bisa nyala tuh komputernya, meski di tengah jalan saat loading OS-nya, berhenti, karena relay HDD-nya intermittent.

Akhirnya, saya coba telusuri, koneksi kabel HDD-nya. Setelah itu ternyata, HDD-nya tidak terdeteksi. Setelah konektor catu daya ke HDD-nya diganti, bisa ok. Sekarang gantian RAM-nya error, karena bunyi tit-tit-tit. Ya sudah dibersihkanlah keempat keping RAM-nya, yaitu dengan cara membersihkan debunya dengan kapas + alkohol. Adapun pin-nya dibersihkan dengan penghapus pensil.
Setelah itu, Ada gangguan di VGA Card-nya, karena mau menampilkan BIOS-nya, akan tetapi tidak respon. Meskipun alarm error sudah tidak berbunyi.Ya sudah, dibersihkan lagi khususnya di bagian VGA card-nya.

Akhirnya bisa booting dengan normal tuh komputernya. Alhamdulillah.
***
Hal penting yang saya pelajari hari ini adalah, bahwa kalau merawat komputer kuno, komputernya jadi sensitif. Karena bertumpuk debu yang ada di motherboard-nya. Yang benar adalah dengan menggunakan vaccum cleaner untuk membersihkan debu. Adapun kalau masih belum bersih, biasanya saya gunakan alkohol+kapas untuk membersihkannya.

Alhamdulillah, akhirnya ada pelajaran berharga yang saya dapatkan hari ini. Dan sekarang komputer desktopnya sudah tidak berisik lagi tuh. Thank You God!