Skip to main content

Kostumisasi Prompt

Ada hal yang menarik dari default prompt di openSUSE, yaitu bahwa bila
kita login sebagai root, maka prompt-nya akan berwarna merah. Beda
dengan bila kita login sebagai normal user.

Rupanya begini cara melakukan setting prompt-nya agar berwarna merah
seperti di open SUSE.

Buat file .bash_profile di home directory (/root) dengan isi berikut:

     PS1="\[\033[1;31m\]\h #\[\033[0m\] "
     export PS1

Setelah itu lakukan pengecekkan dengan cara login lagi. Maka setiap
Anda login sebagai root, prompt berikut akan berwarna merah. Bila
hostname anda adalah linux, maka akan menjadi seperti berikut:

     linux # 

Hal ini penting untuk mengingatkan bahwa kita sedang login sebagai
root. Dan akan terlihat profesional tentu saja.

Comments

Popular posts from this blog

Masalah "Open Containing Folder" di Firefox

Sebagaimana lazimnya bila kita sudah selesai mendownload sebuah file dengan menggunakan Firefox, maka kita akan menuju ke folder tempat file tersebut di download. Ada sedikit permasalahan, saat kita menggunakannya di lingkungan Linux.


Bukan aplikasi file manager yang terbuka, akan tetapi kadang-kadang malah aplikasi lain, seperti Audacious.
Mengapa hal tersebut bisa terjadi di lingkungan Linux? Karena di Linux, tidak ada standardisasi file manager yang dipakai. Ada yang menggunakan nautilus, konqueror, dolphin, thunar, dll.
Untuk XFCE, dengan file manager Thunar. Berikut adalah cara untuk memecahkan masalah tersebut:
Edit file mimeapps.list berikut

$ nano ~/.local/share/applications/mimeapps.list
Pada bagian [Default Applications], tambahkan baris berikut:

inode/directory=Thunar.desktopDemikian.

Visual Studio Code Untuk Belajar Python, C, C++ dan C#

Setelah mencari IDE (Integrated Development Environment) apa yang terbaik untuk mendevelop Python, Akhirnya saya mendapatkan pencerahan setelah menemukan Visual Studio Code. Rupanya ada perbedaan antara IDE dengan Editor. Bila Editor adalah semacam text editor saja, seperti notepad++, Emacs, vim, maka IDE adalah editor + compiler.

Oleh karena itu, maka IDE biasanya lebih berat dalam hal performance. Karena memang membundle editor + compilernya. Secara default, Visual Studio Code didesain bagi pengembang aplikasi web, yang meliputi html, css, java script, type script. Jadi untuk mendevelop bahasa pemrograman seperti Python, perlu sedikit cara agar bisa digunakan juga sebagai compiler.


Setting Python
Tekan F1, lalu ketik Task: Configure Taks Runner. Kemudian gantilah "command" : "python.sh", "isShellCommand" : true, "showOutput" : "always", "args" : ["{$file}"]
Itu artinya bila kita menjalankan task runner (run build Task…

Cara Mengganti hostname di Open SUSE

Tidak seperti distro yang lain, distro Open SUSE tidak memberikan opsi untuk
menentukan hostname di komputer kita pada saat instalasi. Akan tetapi secara default diberikan nama seperti linux-dogx, linux-lxgz atau nama lain yang sejenis. Jadi saat Anda masuk ke shell, maka yang muncul adalah seperti:

     username@linux-dogx~> _

Nah berikut adalah cara mengganti nama hostname-nya sesuai dengan pilihan Anda:
Login sebagai root.Silakan buat file baru di /etc/hostname lalu tulis apa nama hostname yang anda inginkan pada file tersebut. Misal: tux. ketik perintah: # hostname --file hostnameSetelah itu, logout dari shell dan bentuk shell prompt akan berubah menjadi:    username@tux~> _

Sangat mudah bukan ? :)